23 C
Makassar
Wednesday, July 24, 2024
HomeNasionalPemblokiran Bertahap, Pengguna Kartu Prabayar Diberi Kesempatan hingga 1 April

Pemblokiran Bertahap, Pengguna Kartu Prabayar Diberi Kesempatan hingga 1 April

- Advertisement -

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyebutkan Rabu (28/02/2018) malam pukul 24.00 merupakan hari terakhir untuk melakukan registrasi ulang kartu telepon seluler prabayar.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli mengatakan, per tanggal 28 Februari, registrasi ulang kartu prabayar sudah berakhir. Selanjutnya, akan dilakukan pemblokiran secara bertahap terhadap nomor-nomor pelanggan yang belum diregistrasi ulang.

Tahap pertama pemblokiran tersebut menurut Dirjen Ramli akan dilakukan mulai tanggal 1 Maret 2018.

Namun Menurut Ramli, selama belum diterapkan pemblokiran secara keseluruhan, pengguna jasa telekomunikasi seluler masih diberikan kesempatan untuk segera melakukan registrasi ulang.

“Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai tanggal 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 pelanggan tidak bisa lagi menerima panggilan dan SMS masuk, juga tidak bisa lakukan layanan panggilan keluar dan SMS,” jelasnya, dilansir dari situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca: Tenggat Registrasi Ulang Berakhir, Pemblokiran Bertahap Dimulai

Baca: Pakai NIK Orang Lain untuk Registrasi Kartu Prabayar Bisa Dipidana

Jika pelanggan belum juga melakukan registrasi hingga 30 April 2018, maka per tanggal 1 Mei 2018 akan dilakukan pemblokiran total, baik layanan telepon, pesan singkat untuk masuk dan keluar, serta layanan data internet.

“Kominfo sejak 31 Oktober 2017 menyosialisasikan registrasi SIM card prabayar untuk mengurangi kejahatan siber. Bagi masyarakat yang belum mendaftar sampai tenggat waktu, tidak dapat melakukan panggilan keluar dan mengirim SMS selama 15 hari sejak 1 Maret 2018. Bila masih belum registrasi sampai 15 hari kedua atau akhir Maret, nomor tidak bisa menerima panggilan dan SMS. Terakhir, nomor tidak akan bisa berfungsi, termasuk datanya akan non aktif,” tandas Ramli.

- Advertisement -

JAKARTA, SULSELEKSPRES.COM – Kementerian Komunikasi dan Informatika telah menyebutkan Rabu (28/02/2018) malam pukul 24.00 merupakan hari terakhir untuk melakukan registrasi ulang kartu telepon seluler prabayar.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Ahmad M. Ramli mengatakan, per tanggal 28 Februari, registrasi ulang kartu prabayar sudah berakhir. Selanjutnya, akan dilakukan pemblokiran secara bertahap terhadap nomor-nomor pelanggan yang belum diregistrasi ulang.

Tahap pertama pemblokiran tersebut menurut Dirjen Ramli akan dilakukan mulai tanggal 1 Maret 2018.

Namun Menurut Ramli, selama belum diterapkan pemblokiran secara keseluruhan, pengguna jasa telekomunikasi seluler masih diberikan kesempatan untuk segera melakukan registrasi ulang.

“Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai tanggal 31 Maret 2018, maka mulai 1 April 2018 pelanggan tidak bisa lagi menerima panggilan dan SMS masuk, juga tidak bisa lakukan layanan panggilan keluar dan SMS,” jelasnya, dilansir dari situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Baca: Tenggat Registrasi Ulang Berakhir, Pemblokiran Bertahap Dimulai

Baca: Pakai NIK Orang Lain untuk Registrasi Kartu Prabayar Bisa Dipidana

Jika pelanggan belum juga melakukan registrasi hingga 30 April 2018, maka per tanggal 1 Mei 2018 akan dilakukan pemblokiran total, baik layanan telepon, pesan singkat untuk masuk dan keluar, serta layanan data internet.

“Kominfo sejak 31 Oktober 2017 menyosialisasikan registrasi SIM card prabayar untuk mengurangi kejahatan siber. Bagi masyarakat yang belum mendaftar sampai tenggat waktu, tidak dapat melakukan panggilan keluar dan mengirim SMS selama 15 hari sejak 1 Maret 2018. Bila masih belum registrasi sampai 15 hari kedua atau akhir Maret, nomor tidak bisa menerima panggilan dan SMS. Terakhir, nomor tidak akan bisa berfungsi, termasuk datanya akan non aktif,” tandas Ramli.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img