22 C
Makassar
Senin, Agustus 8, 2022
BerandaMetropolisPemprov Sulsel Serahkan Bantuan Alat Jahit untuk Perempuan Kelurahan Batua 

Pemprov Sulsel Serahkan Bantuan Alat Jahit untuk Perempuan Kelurahan Batua 

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM -Pada kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulawesi Selatan (Sulsel) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel, melalui Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Sulsel, Ashari F. Radjamilo melakukan Penyerahan Bantuan Peralatan dan Bahan untuk Pemberdayaan Ekonomi Perempuan di Kelurahan Batua, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Jumat (3/5/2019).

Ashari F Radjamilo mengatakan, bantuan yang diserahkan berupa mesin jahit, mesin neci, mesin obras, alat jahit dan bahan kain. Tujuan dari pemberian bantuan ini mengakhiri kesenjangan ekonomi bagi perempuan.

“Kita patut bersyukur bahwa pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak sampai saat ini telah berjalan dengan baik, namun hasil yang dicapai belum sesuai dengan harapan,” kata Ashari

Ashari menjelaskan, Hal tersebut dapat dilihat melalui Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Indeks Pembangunan Gender (IPG) dan Indeks Pemberdayaan Gender (IDG).

Data BPS menujukkan bahwa pada tahun 2017 di Provinsi Sulsel, IPM laki-laki 74,21 dan perempuan 68,90. IPG 92,84 dan IDG 70,57. Pencapaian IPM, IPG dan IDG terlihat mengalami kesenjangan antara laki-laki dan perempuan,dimana dari data tersebut menunjukkan bahwa hampir di setiap bidang pembangunan, kualitas hidup kaum perempuan tertinggal.

Salah satu kelemahan utama di Sulsel adalah kontribusi perempuan di bidang ekonomi masih sangat rendah, ditandai dengan sumbangan pendapatan perempuan dalam keluarg, baru mampu mencapai 31,63 persen pada tahun 2017. Hal ini dipicu juga oleh rendahnya tingkat pendidikan, kesehatan serta rendahnya patisipasi perempuan di bidang publik.

Ekonomi keluarga yang masih rendah merupakan salah satu penyebab munculnya kekerasan dalam rumah tangga selain karena faktor pendidikan dan gaya hidup.

“Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyusun berbagai terobosan dan strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut di atas,” sebut Ashari.

Sementara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Sulsel, Askari mengatakan mesin jahit yang diberikan sudah bisa diberikan pada bulan puasa sehingga dapat meningkatkan taraf ekonomi perempuan.

“Ini tidak meninggalkan rumah, tetap melayani keluarga dan sektor domestiknya tetap jalan,” jelasnya.

Melalui bantuan ini, kata Askari akan terwujud usaha mikro dan menjadi industri rumahan dari perempuan. Sementara pemasarannya akan dibantu oleh Pemprov Sulsel.

“Syukur Alhamdullilah syukur sekali dapat bantuan, ini mau dipakai untuk usaha, bantu ekonomi keluarga,” kata Nuraini sebagai salah seorang penerima bantuan.

Diketahui, pada kegiatan, turut dihadiri unsur Bank Sulselbar  yang memberikan bantuan, Lurah Batua Kecamatan Manggala dan Forum Puspa (Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak).

 

Efrat Syafaat Siregar

spot_img

Headline