SULSELEKSPRES.COM – Sebagian besar memar akan hilang dalam waktu dua minggu tanpa pengobatan. Namun, memar yang lebih parah bisa berlangsung sebulan atau lebih. Ada langkah-langkah yang bisa Anda lakukan membantu menyembuhkan lebih cepat.
Berikut ini beberapa pertolongan pertama pada luka memar:
1. Istirahatkan
Ketika mengalami cedera akibat benturan benda keras, segera hentikan aktivitas apa pun yang sedang Anda lakukan. Ini bisa mencegah memar semakin parah. Sedangkan jika cedera akibat olahraga, misalnya tertendang ketika bermain sepak bola, segera ke luar lapangan.
Pertolongan pertama pada memar adalah istirahatkan tubuh dengan membaringkan tubuh. Langkah ini untuk mencegah pembengkakan, menghilangkan rasa sakit, dan menghindari kondisi menjadi lebih buruk.
2. Kompres Dingin
Terapkan es yang dibungkus handuk pada bagian tubuh yang memar tepat adalah pertolongan pertama pada luka memar. Hal ini bisa mengurangi ukuran memar dan memungkinkan sembuh lebih cepat.
Suhu dingin dari kompres es membuat darah di area memar dapat mengalir lebih lambat. Ini mampu mengurangi jumlah darah yang merembes ke bawah permukaan kulit.
Gunakanlah kompres es selama 24-48 jam pertama setelah cedera. Terapkan kompres dingin selama 15 menit setiap kali. Cara ini bisa diulangi sepanjang hari.
3. Perban
Perban atau balut bagian tubuh yang memar jika bengkak. Sebaiknya gunakan perban yang elastis dan jangan terlalu kencang atau ketat. Pertolongan pertama pada memar ini akan menekan jaringan dan membantu mencegah pembuluh darah merembes.
Manfaat menggunakan perban dapat mengurangi keparahan memar, membantu mengurangi nyeri, dan pembengkakan.
4. Meninggikan Bagian Tubuh yang Memar
Setelah terluka, sebaiknya segera meninggikan bagian tubuh yang mengalami memar di atas jantung Anda. Pertolongan pertama pada luka memar ini mengandalkan gravitasi untuk membantu mencegah agar ukuran memar sekecil mungkin.
Ketika bagian tubuh yang memar berada di bawah tingkat jantung Anda, darah di area memar akan lebih mudah terkumpul yang kemudian membuat ukuran memar lebih besar. Tetapi ketika titik memar diangkat di atas jantung Anda, maka lebih banyak darah akan mengalir kembali ke jantung.
Guna mendapatkan hasil yang terbaik, gabungkan beberapa langkah di atas, yakni istirahatkan memar dan pada saat bersamaan meninggikan memar di atas jantung Anda, atau jika memungkinkan menerapkan kompres dingin selama 15 menit.
5. Obat Pereda Nyeri
Nyeri pada memar biasanya akan mereda sekitar tiga hari setelah mengalami cedera. Namun, jika memar benar-benar terasa sakit atau bengkak, pertimbangkan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri.
Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) seperti ibuprofen atau naproxen dapat digunakan, meskipun ada sedikit peningkatan perdarahan terutama pada lansia atau mereka yang sudah menggunakan obat pengencer darah.
6. Kompres Hangat
Selain kompres dingin, menerapkan kompres hangat ke area yang cedera setelah setelah 24 jam. Kompres hangat bisa diterapkan beberapa kali sepanjang hari. Anda bisa menggunakan kain hangat, bantal pemanas, botol yang diisi air panas (dibungkus kain), atau berendam di bak mandi air hangat juga bisa membantu.
Menggunakan kain hangat pada memar bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi dan aliran darah. Pertolongan pertama pada memar ini akan membantu membersihkan darah yang terperangkap setelah memar terbentuk. Menerapkan kompres hangat juga dapat membantu mengendurkan otot yang tegang dan meredakan nyeri.
7. Lidah Buaya
Lidah buaya telah terbukti sebagai obat herbal yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan peradangan. Anda dapat mengoleskan gel lidah buaya pada bagian tubuh yang memar. Pastikan untuk menggunakan gel yang terbuat dari lidah buaya murni atau yang masih segar. (Sumber:DokterSehat)



