Pohon Natal di Toraja Raih Rekor MURI

Nampak menara pohon bambu, replika pohon natal setinggi 45 meter berdiri mega di lapangan Bakri Rantepao. sumber foto Habib Panggalo/ IST

RANTEPAO, SULSELEKSPRES.COM – Museum Rekor Indonesia (MURI), resmi mencatat menara bambo, replika pohon natal, yang berdiri mega di lapagan Bakti Rantepao, Toraja Utara, setinggi 45 meter sebagai pohon natal berbahan dasar bambo tertinggi di Indonesia.

Pemecahan rekor MURI ini diumumkan dan disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo, Bupati Toraja Utara, dan Kalatiku Paembonan, usai perayaan Natal Oikumene, di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu (27/12/2017) malam.

Peresmian pemecahan rekor MURI ini ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan, dan Bupati Tana Toraja Nicodemus Biringkanae, dan Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Tamzil. Penekanan tombol sirene diiringi penyalaan kembang api.

Penyerahan Piagam Rekor MURI dilakukan oleh Senior Manajer Museum Rekor Indonesia, Yusuf Ngadri kepada Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Tamzil, dalam mengatakan menara bambu replica pohon Natal ini setinggi 45 meter, menggunakan bambu sebanyak 787 batang, tali nilon 20.100 meter, dan kawat baja 800 meter, lama pekerjaan 37 hari.

“Pohon Natal dari bambu ini dibuat oleh adik-adik dari pramuka saka wana bakti yag merupakan anak binaan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan,” kata Muhammad Tamzil saat ditemui usai pengumuman pemecahan rekor MURI.

BACA JUGA :  Ratusan Guru di Kabupaten Takalar ikuti Pelatihan dari IGI Takalar