31 C
Makassar
Senin, September 26, 2022
BerandaHukrimPolda Sulsel Ajak Akademisi Diskusi Soal Kebijakan Penanganan Covid-19

Polda Sulsel Ajak Akademisi Diskusi Soal Kebijakan Penanganan Covid-19

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Direktorat Intelkam Polda Sulsel menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Mengawal Kebijakan Pemerintah pada Masa Pandemi Covid-19” di Hotel Harper, Kamis (30/09/2021).

Dalam FGD kali ini, sejumlah pihak dihadirkan sebagai pemateri. Diantaranya, Mantan Rektor Unhas, Idrus Paturusi, Pengamat Hukum Tata Pemerintahan, Aminuddin Ilmar, dan Anggota DPRD Sulsel, Azhar Arsyad.

Selain pembicara, Direktorat Intelkam Polda Sulsel juga mengundang Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dari beberapa perguruan tinggi.

BACA JUGA :  Tak Kenakan Masker, Puluhan Warga Kena Razia di Parepare

Seperti WR III UNM, Sukardi Weda, WR III Unhas, Arsunan Arsin, dan WR III Unifa, Mujahid.

Direktur Intelkam Polda Sulsel, Kombes Pol Dwi Suryo Cahyono menyampaikan bahwa FGD dimaksudkan untuk menyamakan persepsi.

Seluruh pihak pun diminta untuk ikut terlibat dalam pengawasan khususnya mahasiswa.

“Jadi kami sengaja mengundang akademisi untuk membahas hal ini dalam diskusi. Kami berharap baik mahasiswa dan pihak lain ikut dalam pengawalan kebijakan,” ujarnya.

Sementara itu, disampaikan Wakil Kepala Polda Sulsel, Brigjen Chuzaini Patoppoi, pengawalan kebijakan Covid-19 memang menjadi salah satu fokusnya.

Pihaknya ingin kebijakan itu bisa dirasakan dampaknya oleh seluruh masyakarat.

“Dan mudah-mudahan FGD ini juga bisa menghasilkan upaya-upaya dalam mengatasi masalah tersebut,” ucap Chuzaini.

BACA JUGA :  Perketat Protokol Kesehatan, Sekolah di Sulsel Siap Dibuka Kembali

Terakhir, Mantan Rektor Unhas, Idrus Paturusi memberikan apresiasi terhadap FGD yang digelar Intelkam Polda Sulsel.

Ia memandang kebijakan tersebut seharusnya dikawal dan diketahui oleh seluruh masyarakat.

“Memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Polda Sulsel dengan pelaksanaan kegiatan ini. Ini perlu karena kebijakan yang dihasilkan pemerintah kita itu harus disosialisasikan kepada masyakarat,” tutup Idrus.

spot_img

Headline