Polda Sulsel Ungkap Jaringan Narkoba Internasional

Rilis penangkapan dua tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu, HS dan HW ditangkap petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel, di Hotel RAZ, jalan DR. Mansyur, Tj. Rejo, Kota Medan, Sumatera Utara/ IST

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dua tersangka dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu, HS dan HW ditangkap petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulsel, di Hotel RAZ, jalan DR. Mansyur, Tj. Rejo, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (24/4/2018).

Saat penangkapan, turut ditemukan narkoba jenis sabu dengan berat total 5 Kg yang terbungkus dalam 4 bungkusan besar dan 14 bungkusan kecil. Selain sabu, petugas juga mengamankan ekstasi sebanyak 150 butir.

Saat press release pengungkapan gembong narkoba skala internasional, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Umar Septono menjelaskan, penangkapan ini berawal dari tertangkapnya AL pada 2016 silam, yang kini telah mendekam di Lapas Bolangi Makassar.

Dari hasil lidik, lanjut Umar, AL merupakan salah satu jaringan dengan Cullang yang ditembak mati saat penangkapan.

Saat itu, HS yang diketahui sebagai bandar berhasil kabur saat dilakukan penangkapan terhadap AL. Pada Selasa (24/4/2018), penyidik mendapatkan informasi terkait keberadaan HS yang sedang di Makassar.

“Mulai pada tanggal 19 April 2018 dilakukan pembuntutan oleh penyidik,” ungkap Umar, Senin (30/4/2018) di Mapolda Sulsel.

“Diketahui tanggal 24 April 2018, HS berangkat dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar ke Medan,” sambungnya.

Setiba di Medan, penyidik melakukan pembuntutan terhadap HS di Hotel RAZ Medan, dan tak berselang lama, dilakukan penangkapan oleh petugas.

Saat penangkapan, dari hasil penggeledahan, dari tangan pelaku didapati Barang bukti.

“Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap tersangka lainnya, HW sebagai kurir suruhan HS untuk mengambil sabu di Medan,” ucap Umar.

Setelah dilakukan penangkapan, dua terduga pelaku dibawah ke Makassar untuk menjalani proses lebih lanjut.

Selain itu, menurut Umar, dua tersangka HS dan HW terkait dengan jaringan Internasional dan beberapa lapas.

BACA JUGA :  Kalah di Pilgub, Golkar Enggan Merapat Ke Gubernur Sulsel Terpilih

“Di mana hasil lidik diketahui barang ini berasal dari Cina terus ke Malaysia daerah Tawau, lalu masuk ke Medan, selanjutnya akan masuk ke Makassar,” ringkas Umar.

Sementara, keduanya akan disangkakan pasal 114 ayat 2 subsider pasal 112 ayat 2 UU RI No 35 Thn 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pasal 114 5-20 tahun dan asal 112 5-12 tahun.

Saat ini, dua tersangka telah resmi menjadi tahanan, di ruang tahanan Polda Sulsel.

Penulis : Agus Mawan