25 C
Makassar
Kamis, Agustus 18, 2022
BerandaNasionalPolisi Larang Massa GNKR Nginap di KPU

Polisi Larang Massa GNKR Nginap di KPU

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Berlangsung hingga malam hari, massa yang menamai dirinya Gerakan Nasional Kedaulatan Rakyat (GNKR), di depan kantor KPU RI diberi kelonggaran waktu oleh pihak kepolisian, hingga usai pelaksanaan salat tarawih.

Alasan memberikan kelonggaran tersebut, menurut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal (pol) Dedi Prasetyo,  agar massa yang notabenenya pendukung paslon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno ini tidak menginap di KPU.

Meski diberikan tolerir waktu, Dedi berharap kepada massa aksi agar tidak mengganggu kegiatan masyarakat lain, juga tidak mengganggu keamanan dan ketertiban, menaati undang-undang yang berlaku, menghormati norma dan moral masyarakat, dan menaati serta menjaga kesatuan dan persatuan bangsa.

“Dari informasi terakhir yang saya dapatkan bahwa batasan akhir toleransi massa yaitu salat tarawih dan dimohon tidak mengganggu hak masyarakat lainnya,” ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (21/5/2019) dikutip dari CNNIndonesia.

Pihaknya lanjut Dedi, baru bakal membubarkan massa bila melewati batas waktu yang telah ditoleransi tersebut. Keamanan pun akan dilakukan hingga 25 Mei.

“Kalau tidak diindahkan maka sesuai UU Nomor 9 tahun 1998 Pasal 15 aparat Polri dapat membubarkan, tidak boleh menginap,” tuturnya.

Sementara itu, sejumlah objek vital yang diamankan polisi adalah KPU, Bawaslu, Istana, Gedung DPR, hingga Kedutaan.

Selain itu, saat ini terpantau massa aksi pun berkumpul di depan Gedung Bawaslu RI, Jakarta Pusat.

Penulis: Agus Mawan

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Headline