BerandaEdukasiPuluhan Mahasiswa STKIP Bone Ikuti Motivasi Tangkal Radikalisme

Puluhan Mahasiswa STKIP Bone Ikuti Motivasi Tangkal Radikalisme

- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Puluhan mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone mengikuti sosialisasi yang digelar oleh Kodim 1407/Bone, berlangsung di Aula Kampus STKIP Muhammadiyah Bone, Jl Abu Dg Pasolong Watampone, Rabu (06/11/2019).

Sosialisasi ini bertajuk mencegah dan menangkal paham radikalisme di Kabupaten Bone.

Dalam sosialisasi tersebut Komandan Kodim1407/Bone, Letkol Inf Mustamin, mengajak mahasiswa Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bone untuk dapat bersama-TNI cegah, tangkal radikalisme dan mendeteksi dini terhadap gerakan kelompok yang mengarah pada radikalisme tersebut.

BACA; Wabup Bone: Kehadiran IDMI Bantu Pemkab Bentuk Masyarakat Religius

Kegiatan sosialisasi ini juga dalam rangka pembinaan Teritorial (Binter) terpadu di wilayah Kodim 1407/Bone.

“Melalui kegiatan Binter terpadu ini, saya mengajak kepada adek-adek mahasiswa untuk bersama-sama cegah, tangkal radikalisme yang sedang terpapar maupun yang belum terpapar di wilayah lingkungan masing-masing, dan apabila ada yang mencurigakan mengarah kesana, kami harap dengan adek-adek mahasiswa segera mendekati dengan cara yang baik-baik, kemudian melaporkan ke pihak yang berwenang untuk segera dilakukan pencegahan, baik sebelum terjadi dan berkembang, guna mengantisipasi hal hal yang dapat mengancam keselamatan Negara NKRI,” kata Letkol Inf Mustamin dihadapan para mahasiswa.

Dandim 1407/Bone menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk menjalin komunikasi sosial yang harmonis antara TNI dan mahasiswa, selain itu juga untuk meningkatkan tali silaturahmi prajurit Kodim 1407/Bone bersama mahasiswa dalam rangka mewujudkan cegah tangkal radikalisme.

BACA: Personel Polsek Libureng Gerebek Sabung Ayam, Pelaku Berhasil Kabur

“Radikalisme atau ada lagi yang bilang ekstrimisme itu terdiri dari radikal kanan, radikal kiri dan radikal lainnya yang bertujuan merubah ideologi bangsa Indonesia yaitu Pancasila, seperti yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945. Selain itu juga, separatisme yang ingin memecah belah NKRI. Semuanya itu harus di cegah dan ditangkal,” jelas Letkol Inf Mustamin.

Lanjut, Letkol Inf Mustamin seraya menambahkan selain itu kami juga mensosialisasikan ciri-ciri dan penyebab gerakan radikalisme kepada mahasiswa yang bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap radikalisme dan cegah dini masyarakat terhadap kelompok radikalisme.

Sedangkan kepada anak muda dan mahasiswa sebagai penerus bangsa, jangan mudah terpengaruh terhadap isu-isu yang tidak benar dan diharapkan bisa fokus belajar untuk membangun bangsa dan negara sehingga lebih maju, aman dan sejahtera.

“Kita wujudkan saling pengertian dan toleransi beragama, kita boleh beda pemahaman tapi kita tetap satu. Sesuaikan peran, fungsi dan tugas masing-masing, bahkan diharapkan mampu mewujudkan suatu kemampuan komponen bangsa dalam ikut mengantisipasi serta mencegah terhadap muncul dan masuknya paham radikalisme/separatisme dalam perkembangan kondisi sosial yang seperti sekarang ini,” tambahnya.

Dandim 1407/Bone Letkol Inf Mustamin menghimbau kepada mahasiswa agar tidak gampang terpengaruh terhadap kelompok maupun gerakan yang dapat merusak ideologi Pancasila, dan berani melaporkan kepada pihak yang berwenang apabila mengetahui akan adanya gerakan/kelompok tersebut.

“Pada intinya adalah kita sebagai anak bangsa generasi penerus bangsa yang kita cintai tentu kita mempunyai kewajiban untuk menjaga keutuhan negara kesatuan Repoblik Indonesia, untuk itu mari kita bergandeng tangan bersama sama menjaga negara yang kita cintai ini, NKRI harga mati,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua III bidang Kemahasiswaan STKIP Muhammadiyah Bone Hasanuddin, S.Pd., M.Pd mengucapkan selamat datang dan terimakasih sekaligus memberikan apresiasi kepada Dandim 1407/Bone atas kedatangannya di kampus STKIP Muhammadiyah Bone ini, yang tak lain untuk memberikan motivasi semangat dan bekal pemahaman tentang bahaya radikalisme di wilayah Bone.

“Kami mengapresiasi pak Dandim ditengah tengah kesibukannya masih bisa meluangkan waktunya datang ke kampus ini guna memberikan motivasi dan pemahaman tentang bahaya radikalisme kepada mahasiswa kami,” kata Hasanuddin.

Diketahui, sosialisasi ini diikuti sekira 250 orang mahasiswa STKIP Muhammadiyah Bone dan juga dihadiri Ketua Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Muhammadiyah Bone DR Muhammad Ali beserta para dosen STKIP Muhammadiyah Bone.