24 C
Makassar
Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaTopikRI Dapat Lisensi Kapal Tempur Canggih Inggris

RI Dapat Lisensi Kapal Tempur Canggih Inggris

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto dan Menhan Inggris Ben Wallace  meyaksikan penandatangan kesepakatan terkait Lisensi perusahaan pembuat kapal nasional PT PAL mendapatkan lisensi untuk membuat kapal fregat dari perusahaan asal Inggris, Babcock.

Penandatangan tersebut digelar pada acara “Defense and Security Equipment International (DSEI) 2021” di London, Inggris.

Dalam rilis terbarunya, Babcock menyebut lisensi ini akan memungkinkan PAL untuk membangun dua fregat Arrowhead 140 di Indonesia. Namun akan ada modifikasi desain khusus untuk Angkatan Laut Indonesia.

BACA JUGA :  Polisi Pastikan Tewasnya Mahasiswa ATK Penerbangan Makassar Karena Penganiayaan

“Hari ini adalah momen yang sangat menarik bagi Babcock dan program ekspor fregat kami, karena kami menandatangani lisensi desain dengan PAL untuk dua fregat baru untuk Angkatan Laut Indonesia,” ujar CEO Babcock,David Lockwood, dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (17/9/2021).

Sementara itu, Menhan Inggris Wallace menyatakan kesepakatan ini akan memperkuat hubungan pertahanan London dengan Jakarta untuk melindungi kepentingan bersama kita di seluruh dunia. Ia juga memuji Arrowhead 140 sebagai kapal fregat yang tepat.

“Desain fregat Arrowhead 140 mendapat manfaat dari bentuk lambung terbukti yang telah dicoba dan diuji di lingkungan operasional dunia nyata dari NATO,” katanya.

Arrowhead 140 sendiri merupakan kapal fregat tempur yang saat ini diminati dunia. Kapal itu memulai debutnya pada 2019 lalu di mana Babcock memenangkan tender program fregat Inggris Type 31 di DSEI 2019.

Selain dengan Indonesia, Babcock jugabaru-baru ini dipilih olehP emerintah Polandia untuk memberikan solusi desain potensial untuk program fregat Miecznik milik angkatan laut negara itu.

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.064,5
EUR
16.313,5
JPY
123,0
KRW
11,9
MYR
3.382,5
SGD
10.430,7