24 C
Makassar
Rabu, Desember 1, 2021
BerandaHeadlineRizal Ramli: NU Dibuat Kendaraan Sewaan

Rizal Ramli: NU Dibuat Kendaraan Sewaan

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Gus Dur, Rizal Ramli mengkritik keras para pemimpin organisasi Nahdatul Ulama (NU).

Menurutnya, para pemimpin formal NU menjadikan organisasi ini jadi kecil. NU disebutnya kini hanya dijadikan kendaraan sewaan.

Kritik ini disampaikan Rizal Ramli melalui ciutan Twitter pribadinya. Dia menanggapi pernyataan Ketua Umum PBNU Said Aqil yang sebelumnya membahas soal Pilpres.

Pemimpin2 Formal NU membuat NU menjadi kecil dengan menjadikannya sekedar kendaraan sewaan, bahkan bersedia pakai plat merah. Padahal akar NU adalah plat hitam, organisasi masyarakat yg berjuang untuk keadilan & kemakmuran rakyat,” kata Rizal Ramli seperti dilihat, Sabtu (28/12/2019).

Dia mengatakan, pada Mukhtamar NU ke 32 Said Aqil yang saat itu sebagai kandidat juga datang kerumahnya. Dimana disebut turut sepakat bahwa NU adalah plat hitam bukan plat merah.

Baca: Ruhut Sitompul Sebut Rizal Ramli Seperti Ember Bocor

“Menjelang Muktamar NU ke 32 di Makassar 2010, calon Ketum SA, didampangi SJ, mampir ke rumah. Semua sepakat bahwa 1. NU plat hitam; 2. Menolak politik uang dan 3, siapapun pemenang akan merangkul tokoh2 yg kalah. Ketika muktamar & stlh terpilih, tidak satupun yg dijalankan,” ujar dia.

Seperti diketahui, beberapa hari terakhir beredar video Said Aqil tengah mengeluh sekaligus menagih janji Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk menggelontorkan dana Rp1,5 triliun kepada PBNU.

Baca: Sering Dikepret Rizal Ramli, Sri Mulyani Justru Dinobatkan Menkeu Terbaik Asia Pasifik

Kata Said, janji Sri Mulyani tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Keuangan dengan PBNU.

BACA JUGA :  Korupsi Lahan Laikang, Bupati Takalar Ajukan Praperadilan

(*)

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.284,0
EUR
16.394,6
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.430,4
SGD
10.543,3