26 C
Makassar
Wednesday, February 11, 2026
HomeMetropolisRudy Copot Kadispar, Dewan: Jadi Pembantu Jangan Ngelunjak

Rudy Copot Kadispar, Dewan: Jadi Pembantu Jangan Ngelunjak

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Penjabat (Pj) Walik Kota Makassar, Rudy Djamaluddin, baru saja memberhentikan sementara waktu Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) kota Makassar, Rusmayani Madjid.

Pemberhentian sementara itu diduga atas dasar kegagalan Dinas Pariwisata kota Makassar mencairkan anggaran dana hibah pariwisata dari Kemenparekraf sebesar Rp48,8 miliar untuk sejumlah hotel dan restoran yang ada di kota Makassar.

Pemberhentian Rusmayani Madjid ini tertuang dalam surat keputusan (SK) Wali Kota Makassar nomor 862/362/BKPSDMD/2021 tentang pemberhentian sementara Rusmayani Madjid dari jabatan Kepala Dinas Pariwisata kota Makassar.

Akan tetapi, keputusan Rudy Djamaluddin ini sangat disayangkan oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Makassar, Sahruddin Said.

Legislator dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai tindakan Rudy Djamaluddin sudah kelewat batas dan tidak tahu diri. Sebab, Rudy yang berposisi sebagai Pj tidak seharusnya membuat gaduh pemerintahan yang ada.

”Keputusan ini kan sebenarnya bukan di Dinas, tapi di pimpinan. Semakin pak Pj menegaskan ini kesalahan Kadis, semakin memperlihatkan arogansi di kepemimpinan pak Rudy itu benar adanya,” buka pria yang akrab disapa Ajid tersebut.

”Kenapa tidak mengakui saja, minta maaf kalau itu kesalahan anda. Ini terbalik, mindset pemerintahan dalam dirinya itu tidak ada memang,” lanjut Ajid.

Lebih jauh Ajid menilai, kesalahan-kesalahan yang dilakukan Rudy Djamaluddin ini tidak akan terulang lagi di pemerintahan kota Makassar kedepannya.

”Saya berharap tidak ada pemimpin seperti ini lagi di Makassar. Kenapa bukan kau yang mengundurkan diri?Jangan menyalahkan orang lain kalau itu kesalahan anda, mundur saja lah, karena kan cuma buat gaduh,” tegas Ajid.

Sekretaris Komisi D (Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Masyarakat) itu meminta kepada Rudy agar tidak berlebihan dalam menjalankan roda pemerintahan. Sebab, statusnya hanya Pj yang tugasnya hanya sebatas melanjutkan tugas pemerintahan sebelumnya.

”Pj kan tugasnya cuma meneruskan tugas Walikota sebelumnya, jangan diobrak-abrik. Kamu (Rudy) harusnya tau diri, anda itu pembantu. Sudah digaji pemerintah tanpa dipilih, kok malah ngelunjak,” tutupnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img