Sebelum Meninggal, Mahasiswi UINAM Ini Pernah bagikan Tulisan ‘Hamil Diluar Nikah’

Ilustrasi/ INT

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Karmila (18) salah seorang Mahasiswi jurusan Perbandingan Mazhab Dan Hukum angkatan 2016, Fakultas Syariah dan Hukum, Uinversitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) yang ditemukan meninggal di Kostnya, Jalan H.M Yasin Limpo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (5/11/2017).

Sebelum ditemukan tak bernyawa, korban ternyata pernah membagikan sebuah kirim di status Facebooknya ‘Hamil Diluar Nikah’.

Mahasiswa asal Jeneponto ini, membagikan kiriman d Facebooknya tersebut pada tanggal 30 November 2017 yang lalu dan dibagikan sebanyak dua kali.

Namun dari beberapa status terakhirnya sebelum meregang nyawa, Mila memang tidak pernah mengunggah status yang sedih ataupun status aneh sebelum meninggal.

Bahkan Mahasiswa yang aktif di Organisasi Taekondo ini sebelum meninggal mengunggah sebuah foto bersama dengan teman organisasi Taekondonya yang bertuliskan ‘Wonder Woman #Fighter #TKD UINAM.

Pada saat meninggal, Karmila pertama kali ditemukan oleh Wawan (17) yang tak lain merupakan kelaurganya sendiri, seorang pelajar yang beralamat di Bumi Batara Mawang Permai aser Blok A 11 nomor 27, Kelurahan Barley, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa.

Menurut Wawan, berawal saat dirinya ingin mengambil uang kiriman di kost Karmila. Namun pada saat dirinya tiba di TKP, saat itu pintu kost korban terkunci.

“Karena terkunci akhirnya saya berinisiatif untuk mendobrak pintu tersebut. Pada saat masuk di dalam rumah menemukan korban dalam keadaan telungkup di tempat cuci piring samping dapur dimana korban hanya menggunakan baju dan celana dalam, dan korban dalam keadaan sudah meninggal dunia dengan lebam /memar pada bagian lengan kiri,” ujarnya

Atas kejadian tersebut, Wawan langsung menghubungi tetangga kostnya yakni Dg. kanang dan kemudian menutupi korban dengan sehelai handuk.

BACA JUGA :  Protap Covid Diperketat Dalam Penyambutan Mahasiswa Baru Unimerz

“Setelah itu saya hubungi bhabinkambtibmas Kelurhan Romang Polong,” bebernya.

Sekitar pukul 09.30 Wita SPKT Polsek Somba Opu, piket opsnal Intelkam Polres Gowa , Reskrim Polres Gowa dan identifikasi akhirnya tiba di TKP .

Sekitar pukul 10.10 Wita tim inafis Rumah Sakit Bhayangkara tiba di TKP.

Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga mengatakan pihaknya madih melakukan TKP.

“Berdasarkan keterangan tetangga korban atas nama Ishak Al hasi bahwa korban tiba dari Jeneponto pada hari Minggu tanggal 3 Desember 2017 sekitar pukul 17.00 Wita dan langsung memarkirkan motor Yamaha Mio warna putih DD 5432 KW di bawah kolong rumah tetangganya Syamsiah dan sejak hari Minggu sampai sekarang motor tersebut tidak pernah bergerak. Dugaan sementara Mila diduga dibunuh,” bebernya.