30 C
Makassar
Jumat, Juli 1, 2022
BerandaMetropolisSekda Makassar Ingatkan Keamanan Pangan di Tengah Pandemi

Sekda Makassar Ingatkan Keamanan Pangan di Tengah Pandemi

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, M Ansar, mengingatkan pentingnya keamanan pangan di tengah Pandemi Covid-19.

Diketahui, sampai saat ini isu ketahanan pangan memang masih menjadi salah satu isu sentral yang berkembang dan banyak diperbincangkan di tengah-tengah masyarakat.

Hal itu disebabkan karena masih ditemukannya kasus-kasus keracunan bahan pangan, dan semakin meningkatnya kesadaran serta tuntutan masyarakat terhadap makanan yang sehat dan halal, sebagaimana diatur dalam UU Pangan Nomor 18 tahun 2012.

“Keamanan pangan penting dipertahankan untuk menjaga pangan tetap aman, higienis, bermutu, dan tidak bertentangan dengan agama, keyakinan, serta budaya masyarakat,” ujar Ansar.

“Selain itu, keamanan pangan juga dimaksudkan untuk mencegah pencemaran biologis dan kimia, yang dapat membahayakan kesehatan manusia,” lanjutnya, Selasa (30/06/2020) di Hotel Novotel, Makassar.

Lebih jauh Ansar mengingatkan, masyarakat juga perlu mengetahui jika setiap bahan pangan, baik segar maupun olahan, dapat mengandung residu bahan kimia yang dilarang dan sangat membahayakan kesehatan manusia.

Untuk mewujudkan keamanan pangan tercapai, Ansar mengaku dibutuhkan intervensi keamanan pangan mulai dati tingkatan sekolah, kelurahan, sampai pasar.

Bentuk intervensi keamanan pangan di sekolah dapat dilakukan dengan memastikan jajanan di kantin-kantin sekolah bersih, berkualitas, dan layak konsumsi. Tujuannya agar asupan gizi anak-anak sekolah dapat terpenuhi melalui jajanan yang sehat.

Sementara di level kelurahan, intervensi keamanan pangan dilakukan untuk membentuk kelurahan dengan pangan aman. Sedangkan intervensi pasar dilakukan distribusi produk-produk yang aman, bebas dari bahan berbahaya seperti formalin, boraks, dan zat pewarna.

“Meski kita masih berada di tengah pandemi Covid-19, pasar masih menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi. Sehingga perlu ditekankan cara berjualan sehat, bahan makanan yang dijual bersih, tidak mengandung bahan berbahaya, dan tetap menerapkan protokol kesehatan,” lanjutnya.

Menurut Ansar, hal itu dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Makassar, sekaligus memenuhi konsumsi pangan yang sehat, aman, dan bergizi.

spot_img
spot_img

Headline