23 C
Makassar
Minggu, Mei 29, 2022
BerandaPolitikSel Teroris Di Makassar Saat Ini Masih Tidur

Sel Teroris Di Makassar Saat Ini Masih Tidur

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Sel teroris di Indonesia mulai bangkit, ini ditandai dengan serangkaian aksi serangan bom di Surabaya dan baru-baru ini, terjadi di Pekanbaru.

Jaringan teroris yang diduga dalang atas rangkaian penyerangan ini, diwanti-wantikan merupakan eks milisi ISIS di Suriah, yang kembali mendiam di Indonesia.

Peredarannya pun, dicurigai sudah tersebar se Indonesia, tak terkecuali kota Makassar. Hal ini diungkapkan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani. Rabu (16/5/2018).

“Kita juga sudah lakukan deteksi, apakah sel yang tidur ini akan bangkit juga atau tidak,” ungkap Dicky, di Warkop Siama, jalan Urip Sumoharjo, pukul 14.00 Wita.

BACA: Penyidik Tipikor Polda Sulsel Segera Lengkapi Berkas Erwin Hayya

“Kita juga lakukan penggalangan terhadap mereka, dan mereka yang merupakan eks Suriah ini kebanyakan sudah tobat,” sambungnya.

Kendati demikian, kata Dicky, hal ini perlu diwaspadai. Sebab, tidak tahu apakah nantinya mereka (eks milisi ISIS) akan bangkit dan menggalang solidaritas untuk rekan-rekannya.

Nantinya, tambah Dicky, apabila mereka telah teridentifikasi akan melakukan aksi teror. Pihak kepolisian akan sigap menembak mati pelaku.

“Pokoknya kalau ada aksi teroris sudah kita ketahui atau melakukan pembunuhan terhadap kepolisian di markas, kita akan lakukan tembak ditempat, tidak ada lagi,” tegasnya menambahkan.

Sementara itu, dari keterangan Dicky, diketahui peredaran sel teroris yang telah tersebar se Indonesia tidak menyentuh wilayah NTT dan Papua.

“Semua daerah di Indonesia kecuali NTT dan Papua, yang tidak ada ISIS nya, semuanya ada,”

Untuk itu, Dicky mengimbau kepada seluruh unsur masyarakat, bila melihat sesuatu yang mencurigakan terkait keberadaan teroris, agar segera melaporkannya ke pihak Polisi.

Penulis: Agus Mawan

BACA JUGA :  Polda: Jangan Ada Anarko yang Menyusup di Barisan Suporter
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3