30 C
Makassar
Senin, Agustus 15, 2022
BerandaPolitikSentil Prabowo, Golkar Ingatkan Ada Kader PKS Korupsi Pakai Kode Agama

Sentil Prabowo, Golkar Ingatkan Ada Kader PKS Korupsi Pakai Kode Agama

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Pidato Capres Prabowo Subianto dihadapan ribuan warga Muhammadiyah DIY, yang menyinggung adanya koruptor rai gedhek atau tidak tahu malu mendapat reaksi dari Partai Golkar.

Golkar yang mendukung Jokowi di Pilpres ini mengingatkan Prabowo akan adanya kader PKS yang menjadi partai pengusungnya juga melakukan korupsi. Bahkan disebut menggunakan kode bahasa Arab.

BACA: Fahri Hamzah Usul Jokowi dan Prabowo Berpelukan di Panggung Reuni 212

Kader PKS yang disindir Golkar adalah mantan anggota DPR dari Fraksi PKS Yudi Widiana yang pernah menggunakan kode bahasa Arab dalam kasus suap pembangunan jalan di Maluku dan Maluku Utara.

“Bukan hanya tidak malu atau rai gedhek, yang korupsinya menggunakan kode-kode bahasa agama juga Pak. Pakai bahasa liqo dan juz segala macam. Bahkan masih ada yang tidak mau mengundurkan diri dari jabatan sebagai salah satu pimpinan legislatif dan sudah ditetapkan tersangka, saat ini belum mau mundur dari jabatannya,” kata Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syaidzily dilansir dari Detikcom, Rabu (28/11/2018).

BACA: Aksi Reuni 212 Dinilai Kampanye Terselubung Prabowo-Sandi

Menurutnya, pemberantasan korupsi jangan menjadi retorika saja. Ace juga mengajak parpol lainnya untuk bersih-bersih di internal partai.

“Jadi sebaiknya masalah pemberantasan korupsi itu sebaiknya tak hanya menjadi bahan retorika belaka. Mari kita memberantasnya dari partai kita dan orang-orang sekeliling kita agar memilki intergritas dan bersih,” ujarnya.

BACA: Lewat Gerakan Generasi Milenial, JKW2P Optimis Kalahkan Prabowo-Sandi

Dia menyebut Golkar di bawah kepemimpinan Airlangga memiliki komitmen pemberantasan korupsi. Pengurus Golkar juga menandatangani pakta integritas untuk mendukung anti korupsi.

“Pengurus Partai Golkar dan fraksi Partai Golkar menandatangani pakta integritas untuk tidak melakukan tindakan tidak terpuji itu. Hal itu telah ditunjukan oleh kami pada saat kami menghadapi adanya kader partai yang terlibat dalam kasus korupsi,” sambungnya.

BACA JUGA :  Ferdinand: Saya Menyesal Pernah Dukung Prabowo

Dilansir dari Detikcom, Prabowo sebelumnya di hadapan ribuan warga Muhammadiyah DIY menyinggung para elite bangsa Indonesia rai gedhek atau tidak tahu malu, suka nyolong tapi mukanya sok tak berdosa.

“Saya lihat elite-elite di Jakarta itu rai gedhek bener, mukanya itu lho, seolah-olah ndak berdosa. Padahal rakyat nggak bodoh, rakyat tahu,” pungkas Prabowo.

(*)
spot_img

Headline