25 C
Makassar
Minggu, November 29, 2020
Beranda PSM Sepakbola Jalan di Tempat, Pilkada Jalan Terus

Sepakbola Jalan di Tempat, Pilkada Jalan Terus

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Wacana penghentian kompetisi sepakbola Indonesia, Liga 1 dan Liga 2 2020, turut menuai berbagai kontroversi baru, salah satunya datang dari kalangan suporter.

Sejumlah suporter mengeluhkan keputusan pihak kepolisian yang tidak memberikan izin kompetisi, dengan alasan Covid-19 belum mereda dan rentan akan penularan.

Hal ini dianggap timpang, sebab Pilkada yang kerap bersinggungan langsung dengan masyarakat justru berjalan aman dan lancar, tanpa hambatan sedikitpun.

“Kalau ditanya soal kecewa, pasti kecewa lah. Soalnya agak aneh juga, masa sepakbola tanpa penonton tidak dapat izin sementara Pilkada jalan terus,” ujar suporter PSM Makassar, Alis saat ditemui Sulselekspres.com di Warkop Sija, jalan Beruang, kota Makassar, Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut Alis mengatakan, penggentian kompetisi sepakbola seperti halnya memangkas hiburan masyarakat. Sebab, bagi kalangan suporter, kompetisi merupakan salah satu hiburan pokok mereka.

Selain itu, pemilik nama lengkap Alamsyah Herman tersebut mengatakan, hilangnya kompetisi membuat sejumlah kalangan suporter beralih profesi secara perlahan, dari pendukung langsung di stadion menjadi pendukung layar kaca.

“Suporter itu kan hiburannya di lapangan. Karena kompetisi dihentikan, jadi kita ini seperti kehilangan hiburan, khususnya yang di daerah,teman-teman ini banyak yang beralih jadi suporter layar kaca,” lanjut Alis.

Meski begitu, Alis juga tidak bisa berbuat banyak. Ia mengambil sisi positif dari wacana penghentian Liga 1. Menurutnya, ada baiknya juga Liga dihentikan, untuk menghindari berbagai hal yang tidak diinginkan, khususnya dalam upaya menekan angka penularan Covid-19.

“Ya bagaimana lagi. Kita juga tidak bisa berbuat banyak. Kita ambil sisi positifnya saja, ini kan untuk kebaikan semua orang. Karena memang situasinya masih pandemi,” beber Alis.

Dengan begitu, Alis berharap penghentian kompetisi ini tidak berdampak bayak pada persiapan tim nasional Indonesia U-20, jelang berlangsungnya gelaran akbar Piala Dunia pada tahun 2021 mendatang.

Lebih jauh Alis berpendapat, persiapan yang dilakukan timnas U-20 kurang efektif dengan tidak adanya liga. Sebab, persiapan yang dilakukan sifatnya hanya uji coba dengan waktu yang sangat terbatas.

Berbeda dengan kompetisi. Jika kompetisi berjalan, maka skill dan kemampuan para pemain muda bisa diasah dan ditingkatkan di tim masing-masing, khususnya dalam kesempatan menit bermain.

“Semoga tidak berpengaruh dengan persiapan Piala Dunia. Karena tidak ada liga, pasti minim menit bermain. Jadi sebatas uji coba saja. Itu pun tidak terlalu efektif.”

“Kalau ada kompetisi, pemain muda yang sudah punya skill dasar bisa dikembangkan seiring berjalannya setiap laga. Pasti lebih serius dan bisa lebih efektif,” jelasnya.

Dengan begitu, harapan satu-satunya untuk memaksimalkan persiapan Piala Dunia U-20 tentu dengan melakukan uji coba yang lebih efektif. Terlebih lagi, Indonesia bakal bertindak sebagai tuan rumah.

 

Headline

APBD 2021 Defisit Sekitar Rp1 Triliun, Begini Penjelasan Pemprov

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Laporan akhir Badan Anggaran Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terhadap nota keuangan dan Rancangan Peratutan Daerah (Ranperda)...

NA: Januari Sekolah Dibuka, Para Guru Akan Diswab Massal

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah (NA), menegaskan bahwa sekolah akan kembali di buka pada Januari 2021 mendatang. Untuk menjamin bahwa semuanya...

Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Unimerz Jalani Assesmen Lapangan Via Daring

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Megarezky (Unimerz) menjalani assesman lapangan secara daring. Adanya wabah Covid...

Iman Melawan Pandemi

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Malam itu, Rabu (11/11/2020), cuaca cukup cerah. Kerlip cahaya bintang terlihat jelas di langit Makassar, meski tidak seterang sorot lampu Anjungan...