23 C
Makassar
Minggu, April 11, 2021
BerandaHeadlineSetidaknya PSM Bisa Kantongi Rp300 Juta dari Piala Menpora

Setidaknya PSM Bisa Kantongi Rp300 Juta dari Piala Menpora

- Advertisement -

 

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – PSM makassar sudah menyatakan diri siap tempur di ajang kompetisi pra musim sepakbola Indonesia, Piala Menpora 2021. Di kompetisi ini, PSM diprediksi bakal memasang target seadanya.

Hal itu juga dinilai cukup realistis. Mengingat komposisi skuat PSM saat ini tengah keropos akibat hengkangnya 13 pemain mereka, dan berpotensi ditinggal gelandang kokohnya, Rizky Sanjaya Pellu, yang santer dikaitkan dengan Bali United.

Selain komposisi pemain yang terbilang seadanya, komposisi pelatih juga belum jelas. Meskipun beberapa nama mulai beredar, tetapi manajemen belum berani membuka kepada publik.

Kondisi ini membuat persiapan mereka cukup minim. Sejumlah tim lain sudah melakukan persiapan ringan. Tetapi PSM makassar masih adem ayem, seperti tidak melakukan apa-apa.

Bahkan sederet pemain mengaku belum mendapat panggilan bergabung bersama tim. Bayu Gatra Sanggiawan, Hilman Syah, Aji Kurniawan, merupakan sebagian pemain yang mengaku kepada Sulselekspres.com, bahwa mereka belum dipanggil tim.

Akan tetapi, persiapan minim ini tidak serta-merta mempengaruhi besaran fee yang bakal Merek peroleh di Piala Menpora. Sebab, sudah ada jaminan nominal yang bakal mereka angkut pulang.

Setidaknya, PSM bisa membawa 300 juta rupiah di ajang ini. Itu pun hitungan paling minim, jika PSM mengalami kekalahan di tiga laga penyisihan grup.

Jika mereka sukses bermain imbang atau menang, bahkan lolos dari fase grup, tentu nominal yang diperoleh jauh lebih besar.

Sebab, operator penyelenggara kompetisi, PT. liga Indonesia Baru (LIB) sudah menaikkan match fee bagi setiap tim yang ambik bagian di kompetisi ini, dengan rincian :
Menang :150 juta rupiah.
Imbang : 125 juta rupiah.
Kalah : 100 juta rupiah.

Berdasarkan keterangan PT LIB, pihaknya menaikkan match fee ini karena dorongan klub. Awalnya LIB memberikan fee 200 juta (akumulasi menang, seri, kalah), tetapi karena klub menganggap jumlah itu terlalu sedikit, akhirnya LIB menaikkan jumlah fee dimaksud.

“Iya mas, bener. Kita juga sudah rilis itu. Kita sudah up di website juga,” ujar Media Officer PT LIB, hanif Marjuni, kepada Sulselekspres.com, Kamis (4/3/2021).

Selain match fee, LIB juga menyediakan hadiah lain yang bakal diberikan kepada pemenang, baik juara maupun runner up. Kemudian LIB juga bakal memberikan uang pembinaan kepada top skor, pemain terbaik, dan sejumlah nominasi lainnya.

Mesku begitu, lib tidak memberikan penjelasan secara rinci berapa besaran nominal yang bakal diberikan (selain match fee).

- Advertisment -

Headline