25 C
Makassar
Sabtu, Oktober 1, 2022
BerandaEkbisSiap-Siap, Harga Ethereum Akan Meroket Dikarenakan Merge Ethereum

Siap-Siap, Harga Ethereum Akan Meroket Dikarenakan Merge Ethereum

- Advertisement -

DI TENGAH kondisi pasar saat ini, Ethereum terus melangsungkan upgrade-nya ke Ethereum 2.0. Bahkan dilansir dari Decrypt bahwa upgrade tersebut telah rampung hingga 40 persen. Saat ini Vitalik Buterin, sang pencipta Ethereum, tengah berencana untuk melakukan Ethereum Merge.

Apa itu Ethereum Merge? Seperti apa dampak yang dihasilkan dari merge tersebut?

Kilas Balik Seputar Ethereum 2.0

Ethereum 2.0 adalah upaya yang dilakukan oleh tim developer Ethereum untuk mengubah mekanisme konsensus yang digunakan dalam memproses transaksi yang berlangsung pada blockchain Ethereum.

Tidak hanya itu saja, banyak sekali hal yang hendak dilakukan oleh Ethereum pada upgrade Ethereum 2.0, seperti penggunaan shard chain, yang akan membantu memperluas kapasitas jaringan untuk menskalakan dan menyimpan data.

Ethereum vs Ethereum 2.0, Apa Bedanya?

Perbedaan utama dari Ethereum dan Ethereum 2.0 adalah, penggunaan konsensusnya. Ethereum adalah blockchain yang menggunakan konsensus Proof-of-Work untuk melakukan konfirmasi transaksi. Sedangkan versi terbaru yang disebut Ethereum 2.0, menggunakan mekanisme konsensus Proof-of-Stake untuk memproses seluruh transaksi yang dilakukan pada blockchain Ethereum.

Mengenal Apa Itu Ethereum Merge

Ethereum merge, atau yang juga dikenal dengan istilah The Merge adalah upaya yang dilakukan oleh tim developer Ethereum yang bertujuan untuk mentransisikan blockchain Ethereum ke fase berikutnya, yang juga dikenal sebagai Ethereum 2.0. Dengan seluruh jaringan blockchain pindah ke sistem baru, blockchain Ethereum diharapkan akan menjadi lebih efisien, berkelanjutan, dan terukur.

Upgrade Ethereum 2.0 ini akan menjadi proses yang kompleks, karena tidak ada blockchain dengan skala sebesar ini yang pernah merombak protokol konsensusnya, hingga saat ini.

Perubahan yang Akan Dilakukan

Untuk meningkatkan jumlah validator dan memproses transaksi menggunakan PoS, mainnet Ethereum yang masih menggunakan Proof-of-Work perlu digabungkan dengan Beacon Chain. Terdapat tiga tahapan yang dilakukan dalam upgrade Ethereum 2.0.

BACA JUGA :  Kominfo Awasi Kegiatan Transaksi NFT di Indonesia

Pertama adalah peluncuran Beacon Chain. Fase ini adalah koordinasi mekanisme jaringan baru pada blockchain yang akan digunakan oleh jaringan Ethereum saat transisi dari Proof-of-Work menjadi Proof-of-Stake. Beacon Chain resmi diluncurkan pada bulan Desember 2020 dan berjalan paralel dengan main chain Ethereum yang disebut dengan Mainnet.

Fase kedua adalah The Merge. Di mana Mainnet dan Beacon Chain akan digabungkan dan jaringan Ethereum, kemudian akan mulai beroperasi menggunakan konsensus Proof-of-Stake. Pengujian Ethereum Merge telah dilakukan sebelumnya.

Fase terakhir dari Ethereum 2.0 upgrade ini disebut dengan sharding, yang diharapkan dapat menghilangkan kemacetan data, gas fee yang tinggi, dan mendukung sistem penskalaan layer-2. Meskipun saat ini masih belum diketahui apakah shardig benar-benar mampu mengurangi gas fee.

Diharapkan dapat diluncurkan secara resmi pada sekitar tahun 2023, sharding akan membuat blockchain Ethereum utama dipecah menjadi beberapa chain yang lebih kecil untuk bagian yang berbeda dari setiap kumpulan data. Ketika sharding telah terjadi, Ethereum akan dapat menangani ribuan transaksi per detik. Dibandingkan dengan 7-15 transaksi per detik seperti yang dapat ditanganinya saat ini.

Dengan adanya tiga fase diatas, diharapkan mampu memecahkan masalah skalabilitas jaringan, membuatnya setara dengan pemroses pembayaran terpusat seperti Visa. Selain itu juga akan menurunkan penghalang masuk, karena validator hanya akan menyimpan atau menjalankan data untuk sebagian dari seluruh blockchain.

Tanggal Rilis Ethereum Merge

Salah satu pendiri Ethereum Vitalik Buterin awal tahun ini menyatakan bahwa Ethereum Merge akan berlangsung pada sekitar  bulan Agustus, ketika Beacon Chain mampu untuk menandai transisi resminya dari PoW ke PoS.

Mengingat sejarah penundaan upgrade, bagaimanapun, tanggal rilis Ethereum Merge kemungkinan akan tentatif.

BACA JUGA :  Kominfo Awasi Kegiatan Transaksi NFT di Indonesia

Tetapi pada awal Juni ini, Sepolia testnet Beacon Chain telah diluncurkan, menyiapkan panggung persiapan The Merge untuk memberikan jaringan Ethereum wawasan teknis pada tim developer. Sepolia akhirnya bergabung dengan jaringan pada 7 Juli 2022.

Uji coba terakhir The Merge akan dilakukan pada jaringan Goerli, yang dijadwalkan akan berlangsung pada minggu kedua Agustus 2022. Setelah berhasil melakukan fase tersebut, Ethereum Merge secara resmi akan dijadwalkan pada bulan September.

ETH telah naik hampir 30 persen selama seminggu terakhir setelah developer mengetahui bahwa tanggal 19 September 2022 merupakan tanggal potensial untuk Ethereum Merge yang telah sangat dinanti-nanti.

Pergerakan Harga Ethereum

Secara garis besar, pergerakan harga Ethereum dari tahun ke tahun cukup mengesankan. Meskipun bersifat volatil, apabila dilihat secara jangka panjang, harga Ethereum cenderung terus meningkat.

Pada pertengahan tahun 2021, harga Ethereum menunjukkan tren yang positif. Pasalnya, nilai aset kripto terkemuka nomor 2 ini berhasil mencapai Rp52,5 juta pada awal bulan Mei 2021. Peningkatan ini berhasil mengalahkan rekornya di minggu akhir bulan April yang menembus Rp40 juta. Banyak ahli kripto yang memperkirakan Ethereum akan terus mengalami kenaikan yang signifikan.

Pada akhir Desember 2021, ETH kembali meroket dengan harga tertinggi yang bila dikonversi dari 1 ETH to USDT senilai  4000 dolar AS per token, atau setara dengan Rp57 juta. Kenaikan tersebut tentunya menjadi salah satu bukti jika nilai Ethereum akan selalu meningkat karena di Desember 2020, harga ETH masih sekitar 700 dolar AS. Artinya, kenaikan yang terjadi pada harga Ethereum mencapai 300 persen. Dengan demikian, tentu Ethereum masih menjadi pilihan utama dalam berinvestasi aset kripto.

Prediksi Harga Ethereum Menurut Ahli

BACA JUGA :  Kominfo Awasi Kegiatan Transaksi NFT di Indonesia

Walaupun tahun 2022 ini nilai Ethereum mengalami penurunan hingga 1.781 dolar AS. Namun, sebagian besar para pakar aset kripto membuat prediksi jika nilai Ethereum di masa mendatang akan mengalami peningkatan. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan prediksi jangka panjang harga Ethereum (ETH), berikut ini :

WalletInvestor, situs ramalan aset kripto berbasis algoritma, memproyeksikan bahwa nilai ETH dapat naik melampaui 10.000 dolar AS pada November 2023 dan mencapai 16.391 dolar AS pada akhir 2025.

Begitupun halnya dengan situs DigitalCoin, yang memprediksi harga ETH akan menjadi rata-rata 7.569 dolar AS pada tahun 2025. Serta kenaikan sebanyak 16.858 dolar AS di tahun 2028.

Sedangkan perkiraan Ethereum jangka panjang menurut PricePrediction.net memperkirakan bahwa nilai ETH akan mencapai rata-rata 18.213 dolar AS pada tahun 2025.

Tentunya prediksi harga Ethereum (ETH) 2022 di atas bukanlah jaminan. Kamu tetap harus membuat strategi yang matang dengan melakukan riset menggunakan analisis yang tepat.

Mulai Investasi Ethereum dan Aset Kripto Lainnya di Pintu

Jual beli Bitcoin, Ethereum, Ripple, Litecoin, USDT,  USDC, Chainlink, Swipe, Maker Koin, Enjin Coin, dan aset kripto lainnya di Pintu, dengan harga terbaik dan spread rendah. Daftar sekarang dan download aplikasinya. Aplikasi Pintu tersedia di Google Play Store dan App Store.

Aplikasi PINTU dirancang khusus untuk investor pemula dengan menawarkan pengalaman berinvestasi melalui mobile app yang intuitif dengan berbagai fitur unggulan seperti keamanan tingkat tinggi dan fitur edukasi Pintu Academy yang mudah diakses. (rls)

spot_img

Headline