Soal Pernyataan SYL, Supriansa : Mungkin Yang Dia Maksud Dewi YL

SYL-IYL Salam Punggawa.(Int)

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Soal pernyataan Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) “Hanya koruptor yang pilih koruptor”.

Wakil Bupati Soppeng Supriansa itu, angkat bicara mengenai hal tersebut. Menurutnya pernyataan Gubernur Sulsel dua periode itu merupakan hal yang biasa saja sebagai pejabat pemerintah, apalagi melalui pidatonya.

“Itu biasa saja mungkin yang dia maksud Dewi Yasin Limpo,” ungkapnya melalui rilis tim media NH-Aziz, kepada Sulselekspres.com, Minggu (4/11/2017).

Baca : Beredar Surat Terbuka IAS, Sebut IYL Penghancur Demokrat

“Saya kira pernyataan itu tidak memberi sinyal kepada siapapun termasuk salah satu bakal calon Gubernur Sulawesi Selatan. Itu pernyataan umum saja,” ungkapnya melanjutkan.

Sebab, tidak mungkin koruptor menjadi calon Gubernur. Koruptor adalah orang yang sementara menyandang status korupsi atas perbuatannya yang merugikan keuangan negara. KPU (Komisi Pemilihan Umum) tidak mungkin menerima pendaftaran seorang bakal calon gubernur jika dia tidak melengkapi berkas persyaratan bebas pidana.

Baca : Singgung Koruptor, SYL Diingatkan Soal OTT Dewi Yasin Limpo

Oleh karena itu, tidak perlu sensi menghadapi pernyataan itu. Contohnya jika ibu Dewi Yasin Limpo yang juga adik kandung beliau tiba-tiba mau jadi calon gubernur maka saya kira itu mungkin yang di maksud dalam pernyataan Pak Gubernur Sulsel jangan pilih koruptor.

Meskipun, ibu Dewi saat ini sedang menjalani Hukuman akibat Oprasi Tangkap Tangan (OTT) KPK.

“Jadi menurut saya tidak perlu dibesar besarkan soal pernyataan sang Komandan itu karena beliau tidak menyebut siapa yang di maksud secara personal dalam pidatonya itu. Saya berpesan kepada seluruh pejabat pemerintah jangan ada yang takabur bicara soal korupsi, karena bisa jadi bukan kita yang berbuat korupsi tapi jabatan yang mengharuskan untuk bertanggung jawab,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Tes Kesehatan Bakal Cagub Cawagub, Begini gaya IYL

Melanjutkan pernyataan tersebut politisi asal Kabupaten Soppeng itu berpesan bahwa jabatan pemerintah adalah sangat tipis tirainya dengan pintu penjara. “Tetaplah jaga diri masing masing,” tutupnya.