26 C
Makassar
Kamis, November 30, 2023
BerandaNasionalSri Mulyani Singgung Radikalisme, Politisi Demokrat: Fokus Saja Defisit APBN dan Jiwasraya

Sri Mulyani Singgung Radikalisme, Politisi Demokrat: Fokus Saja Defisit APBN dan Jiwasraya

- Advertisement -
- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, mengkritik Mentri Keuangan Sri Mulyani yang disebut ikut-ikutan membahas isu radikalisme.

Menurutnya, Sri Mulyani harusnya fokus saja menyelesaikan beberapa masalah besar. Seperti kegagalan Kementrian Keuangan penuhi target pajak, atau masalah Jiwasraya.

“Hadeh Mba Sri, tdk ush ikut2an masuk isu ini. Fokus sj kpd penyebab kegagalan @KemenkeuRI mencapai target pajak yg minus 400 T. Fokus kpd defisit APBN kita dan bagaimana solusinya. Fokus kpd masalah Jiwasraya yg akan merugikan masyarakat. Fokus.. fokus.. mba..!!” kata Ferdinand melalui akun Twitternya, (22/12/2019).

https://twitter.com/FerdinandHaean2/status/1208699550749192197?s=19

Seperti banyak diberitakan, Sri Mulyani Indrawati menyinggung soal radikalisme yang sudah masuk dalam Kementrian yang dipimpinnya. Hal itu dia sampaikan dalam acara Perempuan Hebat untuk Indonesia Hebat yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Idelogi Pancasila (BPIP).

“Menjelang pemilu kemarin karena salah satu kontestasi itu menggunakan politik identitas, ini menyebabkan banyak sekali rembesan kepada para birokrat kita meskipun seharusnya netral tapi mereka punya aspirasi politik, itu satu,” kata dia di Ritz-Carlton, Pasific Place, Jakarta Selatan, Minggu (22/12/2019) dikutip dari Detikcom.

Kedua, masalah radikalisme muncul karena topik-topik yang berkaitan dengan institusi Kemenkeu menjadi bahan politik, mulai dari pajak, utang, belanja, hingga belanja infrastruktur. Topik-topik itu menjadi bahan perdebatan.

“Di Kemenkeu sama mungkin seperti di masyarakat muncul praktek-praktek untuk melaksanakan ajaran agama cenderung lebih eksklusif. Jadi itu apakah dalam bentuk penampilan, apakah dalam bentuk kekhusyukan dan dalam kekelompokan,” terangnya.

(*)

BACA JUGA :  Sambut CPNS, Ini Harapan Sri Mulyani
spot_img

Headline

Populer