23 C
Makassar
Minggu, April 11, 2021
BerandaPSMSuporter PSM: Tidak Usah Bicara Kota Dunia Kalau Stadion Saja Tidak Ada

Suporter PSM: Tidak Usah Bicara Kota Dunia Kalau Stadion Saja Tidak Ada

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kisruh pembangunan Stadion Mattoanging masih terus menyita perhatian. Setelah Pemprov Sulsel menggelontorkan anggaran besar, kini terancam kandas di tangan Pemkot Makassar.

Pemicunya adalah izin Amdalalin. Pemkot Makassar mencurigai tidak adanya izin Amdalalin pembangunan Stadion Mattoanging. Sehingga, pihaknya bakal menyurat ke Pemprov Sulsel terkait hal tersebut.

Tetapi, Pemprov Sulsel mengklaim sudah mengantongi semua izin dimaksud. Perseteruan dua kubu ini membuat masyarakat, khususnya suporter PSM makassar, merasa sangat was-was.

Rasa was-was ini juga disampaikan oleh Executive Administrasi Red Gank PSM, Ismi Anggraini Imron. Suporter PSM dari kalangan perempuan ini mengaku banyak mendengar kabar tentang kisruh pembangunan Stadion Mattoanging.

“Sekarang terdengar banyak isu soal bagaimana nasib stadion setelah dibongkar dan diratakan. Kabarnya posisi stadion akan dipindahkan tepat bersampingan dengan stadion barombong,” buka Ismi, kepada Sulselekspres.com, Sabtu (6/3/2021) malam.

Lebih lanjut Ismi mengatakan, sebenarnya para suporter tidak mempersoalkan di mana letak Stadion Mattoanging, tetapi lebih pada persoalan waktu, kapan Stadion Mattoanging bisa menjadi tempat berdiri para suporter lagi.

“Yang menjadi masalah sekarang adalah siapa dan kapan Stadion Mattoanging akan dikerja?” lanjutnya.

Lebih jauh Ismi menilai, Stadion Mattoanging tidak bisa dilihat dari unsur bangunanya saja. Tetapi ada unsur sejarah yang pernah diukir di dalam bangunan itu.

“Jangan biarkan masa sejarah yang pernah terukir di Stadion ini hilang begitu saja. Jangan biarkan sejarah rata seperti bangunan yang kita lihat sekarang. Mengagung-agungkan kota Makassar ini sebagai kota dunia, sedangkan stadion saja tidak ada,” tegasnya.

Ismi berharap, pemerintah tidak lagi terlalu banyak bicara dan umbar-umbar janji. Ia tidak mau kecewa lagi dengan mangkraknya stadion, apalagi kalau mau dialihfungsikan menjadi taman.

Sebab, pembangunan stadion Mattoanging tidak akan menelan biaya sebesar jalan tol layang. Sehingga, ia menilai, proses pembangunan bisa saja berjalan jika pemerintah memang punya keinginan

“Dua jembatan tol tidak akan bisa menyamai satu stadion Mattoanging.
Pesan saya terakhir, untuk para pimpinan, jangan kecewakan hati kami. PSM adalah kebanggaan kami dan Stadion adalah neraka sepakbola buat kami,” tutupnya.

Penulis : Widyawan Setiadi

- Advertisment -

Headline