Syamsari Kitta Diisukan Ganti Mallarangan Tutu Pimpin PKS Sulsel

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Isu pergantian Ketua DPW PKS Sulsel, Mallarangan Tutu menemui babak baru.

Bupati Takalar, Syamsari Kitta dikabarkan menjadi figur pengganti dari Mallarangan. Padahal sebelumnya, dalam selebaran yang beredar tertulis kalau pengganti Mallarangan adalah Surya Dharma.

“Itu (Syamsari Kitta) nanti ketua. Sementara, tunggu saja,” kata sumber Sulselekspres.com yang menolak disebut identitasnya.

BACA: Soal Pergantian Ketua PKS Sulsel, Ariady: Mestinya Ada Momen Semacam Muswil

Pemilihan Syamsari Kitta sebagai pimpinan disebut tak lepas dari statusnya saat ini sebagai kepala daerah aktif. Terlebih karena dirinya memang sebagai salah satu kader senior di partai ini.

Sebelumnya, Mallarangan santer dikabarkan di copot dan ditempatkan menjadi ketua Majelis Pertimbangan Wilayah.

Baca: Lawan Putusan Partai, PKS Ancam Bekas Legislatornya

Selain itu, Sekretaris PKS Sulsel saat ini Taslim Tamang dan Humas PKS EZ Muttaqien dicopot.

Anggota DPRD Sulsel dari Dapil Makassar, Sri Rahmi rangkap jabatan sebagai sekretaris dan Humas.

BACA: Lawan Putusan Partai, PKS Ancam Bekas Legislatornya

Sebelumnya, Sekretaris DPW PKS Sulsel, Ariady Arsal mengatakan, kader masih mempertanyakan adanya pergantian kursi kepemimpinan tanpa adanya forum yang dilakukan lebih awal.

“Kalau ada SK, mestinya ada momennya itu, semacam musyawah wilayah kalau pergantian pengurus,” ungkap Ariady Arsal, belum lama ini.

Baca: Jokowi Gunakan Kamar Seharga Rp15 Jutaan, Begini Kata Kader PKS

Meskipun begitu, Ariady Arsal memastikan, kala pergantian jika benar adanya tidak akan menggagu kinerja partai di Pilkada. Termasuk pergantian ini tidak akan menimbulkan konflik internal.

“Kita sudah terbiasa ikut perintah karena karna prajurit. Kita di PKS ini solid mengikuti apa yang menjadi perintah partai. Kita ini mau di kasi apa saja dan tidak dikasi apa-apa saja itu biasa,” jelas legislator DPRD Sulsel itu.

BACA JUGA :  Ini Daftar Jajaran Pengurus Baru DPW PKS Sulsel

Ariadi juga membantah kalau pencopotan Ketua PKS secara mendadak bukan untuk menghilangkan loyalis Anis Matta di Sulsel. “Kita ini adalah orang-orang yang ditugaskan dari DPP. Kalau saya sendiri tidak jadi pengurus tidak masalah, karena saya sudah lama juga jadi (Pengurus) di pimpinan wilayah,” ujarnya.

Penulis: Abdul Latif