SYL Serahkan Sebilah Badik Gowa Ke Sumarsono

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Soni Sumarsono bersilaturahmi ke mantan Gubernur Sulawesi Selatan periode 2008-2018, Syahrul Yasin Limpo (SYL), di kediamannya di Kompleks Bumi Permata Hijau (BPH) Blok C1/No1, Jl Sultan Alauddin Makassar, Senin (13/8/2018) malam.

Sumarsono ditemani istrinya, Raden Roro Tri Rachayu dan Pj Sekretaris Daerah Sulsel Tautoto Tanarangginap. Pertemuan keduanya membicarakan senjata khas masyarakat Bugis-Makassar yakni badik atau kawali.

Pada silaturahmi ini, Komandan saapan akrab SYL menyerahan Badik Gowa ke Sumarsono. Demikian juga dengan istri SYL, Ayunsri Harahap memberikan bingkisan ke Tri Rachayu.

“Harus sampai keluar Pak kalau badik,” kata SYL, saat Sumarsono mengeluarkan badik secara perlahan dan hati-hati dari sarungnya (warangka).

SYL menjelaskan badik, bagi orang Sulawesi Selatan adalah identitas. Badik kerap dijadikan perlambang keberanian.

“Iya Pak ini bukan badik biasa,” ucap SYL.

“Ada isinya?!” tanya Tri Rahayu.

“Ngak, yang saya maksud auranya, profilnya, ini kalau biasa, dia halus (tekstur bilah),” balas Sumarsono.

Kemudian memperlihatkan ke istri dengan membolak balikan bilah (kale) badik.

“Ini badik tua, ini pamornya, pamor itu bicara wibawa,” jelas Syahrul.

Selain itu, SYL menilai atas empat gelar adat yang diraih Sumarsono, merupakan pembuktian apa yang telah dilakukan oleh Sumarsono.

“Dan itu Bapak sudah lakukan, artinya sudah orang Makassar, dan sifanya orang Makassar itu sudah ada, dimana-mana orangnya kompak dan tidak merusak, dan tidak berantem sesamanya, apa lagi diperantauan, karena begitu filosofinya,” ujarnya.

Bagi masyarakat Bugis-Makassar, kata SYL, pamor yang terdapat pada badik dipercaya dapat memengaruhi kehidupan pemiliknya.

Dalam pembuatan badik, bahan pamor bisa berasal dari meteorit (bintang jatuh).

“Badik Sulawesi Selatan memiliki sejumlah ragam dan dikenal beberapa jenis Badik, yakni Badik Raja, Badik Lagedong (geccong), Badik Lawu, dan Badik Lompo Battang. Badik, memiliki fungsi artistik, fungsi spiritual, dan fungsi keamanan,” imbuh SYL.

BACA JUGA :  Tasming Hamid Angkat Bicara Terkait Himbauan Takbiran