28.7 C
Makassar
Saturday, May 16, 2026
HomePolitikTator dan Torut Jadi Senjata Pamungkas Konsolidasi PKS

Tator dan Torut Jadi Senjata Pamungkas Konsolidasi PKS

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kabupaten Tana Toraja (Tator) dan Toraja Utara (Torut) menjadi senjata pamungkas Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan dalam konsolidasi struktur.

Hal ini dilakukan sebagai penguatan partai menuju perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur Sulawesi Selatan tahun 2024 mendatang.

Menurut keterangan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS Sulsel, Muhammad Amri Arsyid, saat ini PKS sulsel tengah merampungan jajaran pengurus di dua kabupaten tersebut.

“Toraja dan Toraja Utara menjadi pamungkas konsolidasi struktur bagi kami. Saat ini, kami sedang menyusun dan menyeleksi kepengurusan,” ujar Amri kepada Sulselekspres.com.

Diketahui, PKS sendiri sudah blak-blakan bakal mendorong kadernya di Pilgub Sulsel 2024 mendatang. Penguatan di daerah Tator dan Torut merupakan salah satu dari upaya kerja elektoral partai, sekalipun dua wilayah tersebut didominasi ummat kristiani.

Akan tetapi, PKS sendiri menyatakan sikap siap untuk merekrut kader dari luar muslim, sekalipun mereka dikenal sebagai partai muslim. Hal itu seiring dengan perubahan logo yang mereka lakukan, menjadi lebih terbuka dan lebih milenial.

“Kami siap melakukan ekspansi ke sana (Tator dan Torut). Bahkan kami siap merekrut tokoh agama yang ada di sana, hari ini juga, jika mereka mau bergabung dengan kami,” tegas Amri pasca ditetapkan sebagai ketua DPW PKS sulsel beberapa waktu lalu.

“Memang beberapa bulan terakhir kami banyak aktif di agenda-agenda internal pengokohan dan konsolidasi struktur, tapi setelah ini kami akan gas pol kembali untuk terjun ke masyarakat, insyaa Allah,” tegasnya, belum lama ini.

Sehingga, ekspansi yang dilakukan ke dua wilayah ini dinilai menjadi hal yang tepat, seiring dengan adanya target tinggi yang mereka canangkan di Pilkada serentak 2024 mendatang, setidaknya meraih 60 persen kemenangan.

“Di Pilkada serentak 2024 nanti, pusat memberi instruksi kita menang 60 persen. Dari 60 persen itu, 50 persennya harus kader, baik sebagai 01 maupun sebagai wakil,” beber Amri.

Ekspansi ini juga dinilai sebagai jalan tepat untuk mendongkrak elektabilitas merrka secara nasional. Diketahui, berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan oleh Lembaga Timur Barat Research Center (TBRC) yang dikeluarkan pada tanggal (23/2/2021) lalu, secara nasional, PKS hanya bertengger di peringkat tujuh.

PKS hanya memperoleh 4,7 persen, masih tertinggal dari sederet pesaingnya seperti PDIP 14,4%, Golkar 14,2%, Demokrat 11,2%, Gerindra 7,9%, PKB 6,2%, dan Nasdem 5,8%.

PKS hanya unggul dari dua partai.besar lainnya, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN) yang berada di angka 2,2 persen, juga Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang memiliki elektabilitas sebesar 1,9 persen.

“Kalau menanggapi hasil survei di atas, bagi kami tidak terlalu hawatir, justru semakin memotivasi. Kami semakin semangat dalam meraih simpati dan pilihan masyarakat,” tutupnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img