25.2 C
Makassar
Monday, June 29, 2026
HomeHeadlineTerkuak Pelaku Kekerasan Perempuan Berlumuran Darah Tanpa Busana di Pinrang

Terkuak Pelaku Kekerasan Perempuan Berlumuran Darah Tanpa Busana di Pinrang

- Advertisement -
Motif Ardiansyah Lakukan Kekerasan Terhadap Rasna
Pelaku Curas terhadap Perempuan di Pinrang.(Polda Sulsel)

Ardiansyah (26), terduga pelaku Pencurian dan Kekerasan (Curas) terhadap wanita bernama Rasna, ditangkap oleh satuan tim Resmob Kepolisian, pada Rabu (14/3/2018) di salah satu rumah, di Kampung Galung, Patampanua, Pinrang.

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani, dihadapan petugas pelaku mengakui perbuatannya.

“Pelaku mengakui perbuatanya yang telah melakukan pencurian dengan kekerasan terhadap korban,” Jelas Dicky.

Dari hasil interogasi, Dicky menceritakan pada awalnya, sekira Pukul 13.30 Wita sebelum kejadian, Ardiansyah melakukan pesta narkoba jenis sabu bersama temannya di dekat Bendungan Benteng.

Memasuki waktu maghrib, bersama tujuh temannya, pelaku mengadakan pesta minum tuak.

“Selesai minum ballo pelaku bermain kartu joker (sambung tulang) dan selesai sekitar pukul 23.00 Wita,” imbuh Dicky.

Saat pulang, pelaku tidak bisa tidur dan merasa gelisah, akhirnya beberap selang waktu, Ardiansyah keluar dari rumahnya hendak menuju ke tempat nongkrongnya.

“Pada saat berada di samping mesjid pelaku kepikiran untuk melakukan pencurian untuk menebus uang gadai Handphone miliknya,” terang Dicky.

Melihat rumah korban yang sedang sepi, Ardiansyah memulai aksinya, dengan cara melompat pagar mesjid, lalu menuju ke samping kiri rumah korban dan masuk melalui jendela rumah korban.

“Pelaku tepat masuk di ruang dapur, kemudian mengambil sebilah pisau dapur warna kuning,
selanjutnya berjalan menuju ruang tengah dan pelaku sempat melihat korban yang sementara mengintip melalui kain gorden,” imbuh Dicky.

Karena takut ketahuan, pelaku panik dan sentak menghantam kepala korban dengan palu yang ia ambil di dapur.

“Pelaku menyerang korban yang sementara berada didalam kamar dengan cara memukul dengan menggunakan palu (bagian pencabut paku) secara berulang kali yg mengenai pada kepala bagian belakang,” imbuh Dicky.

Lanjut Dicky, pelaku lalu menutup mulut korban dengan bantal guling, sembari menikam kepala Rasna dengan pisau dapur.

Mengingat tujuan awalnya, pelaku saat itu menarik cincin milik korban dari jari Rasna dan membawa lari sebuah dompet.

“Karena mendengar suara orang mengetuk pintu rumah korban pelaku langsung lari dan kembali memanjat untuk keluar rumah melalui dinding kamar mandi dan tembus samping mesjid, kemudian berlari menuju arah sungai untuk membersihkan badannya kemudian kembali kerumahnya.” Tutup Dicky.

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan sementara, korban mengalami luka terbuka pada belakang sepasang telinga, kepala bagian belakang, pipi sebelah kanan, dan luka terbuka pada telapak tangan kiri serta jari manis tangan kiri.

Untuk diketahui, pelaku ditangkap berdasarkan LP / 05 / III / 2018 / SPKT / SULSEL / RES PINRANG / SEK PATAMPANUA, tgl 12 Maret 2018.

Penulis : Agus Mawan

spot_img

Headline

spot_img
spot_img