29.5 C
Makassar
Thursday, May 14, 2026
HomeNasionalTim Penanganan Covid-19 Jawab Isu Soal Konspirasi

Tim Penanganan Covid-19 Jawab Isu Soal Konspirasi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Tim Penanganan Covid-19 menanggapi pernyataan publik figur terkait terkait virus corona (Covid-19) dan isu teori konspirasi di dalamnya.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut salah satu pihak yang membuat pernyataan tak berdasar soal Covid-19 adalah penabuh drum Superman is Dead (SID), I Gede Ari Astana alias Jerink. Ia menyatakan niat Jerink melontarkan pernyataan-pernyataan itu untuk melakukan kampanye hitam.

“Tegas saja drummer SID. Apakah follower-nya yang 2 jutaan juga ikut ikutan seperti dia? Pasti karena niatnya memang kampanye hitam,” ujarnya.

Meskipun demikian, Yuri meyakini masyarakat sudah lebih teredukasi dan mengenal upaya pencegahan penularan virus corona. Selain itu, ia percaya media tahu mana yang perlu diberitakan.

“Masyarakat sudah pintar dan tahu mengecek kebenaran satu berita, dan media juga sudah pintar mana yang perlu disebarluaskan,” katanya.

BACA: Covid-19-Kemlu Perkuat Sinergitas dengan Pemda Hadapi Ekonomi Global

Pernyataan mereka juga dinilai Yuri membangun ketidakpercayaan masyarakat kepada pemerintah dan tergolong hoaks alias berita bohong.

“Membangun opini ketidakpercayaan kepada pemerintah, membangun kegelisahan masyarakat tanpa dasar positif, tanpa data akurat, semacam hoax,” kata Yuri melansir CNNIndonesia, Senin (20/7/2020).

Sebelumnya deretan konspirasi terkait Covid-19 muncul di berbagai media sosial. Teori konspirasi yang paling menyita perhatian publik adalah bahwa virus corona buatan elit global yang tidak perlu ditakuti.

Penganut teori tersebut meyakini Covid-19 merupakan salah satu alat kontrol elit global agar tetap berada di puncak piramida ekonomi dan politik dunia. Jerink menjadi salah satu orang yang menyuarakan konspirasi ini di Indonesia.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img