23 C
Makassar
Jumat, April 16, 2021
BerandaMetropolisUnhas Turunkan Dua Tim Madis Ke Lokasi Sekitar Kebakaran TPA Antang

Unhas Turunkan Dua Tim Madis Ke Lokasi Sekitar Kebakaran TPA Antang

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Universitas Hasanuddin (Unhas) menurunkan dua tim Bantuan Medis ke lokasi sekitar kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Antang, Makassar. Kebakaran yang terjadi sejak Minggu siang (15/9/2019) hingga senin (16/9/2019) pagi, menimbulkan kabut asap yang berdampak pada warga sekitar. Dua Tim medis yang diturunkan Unhas diantaranya Tim Bantuan Medis (TBM) Calcaneus Fakultas Kedokteran dan Tim Apoteker Tanggap Bencana Fakultas Farmasi.

Berdasarkan Rilis yang dikirim Humas Unhas, snin (16/9/2019), Dekan Fakultas Kedokteran Unhas, Prof. dr. Budu menjelaskan bahwa ketika mendengar kejadian kebakaran, sebanyak 5 orang anggota TBM langsung menuju lokasi untuk melihat situasi dan kondisi lapangan. Hal ini dilakukan guna melihat pertolongan apa yang harus diberikan kepada masyarakat setempat dan tindakan apa yang harus dilakukan.

BACA: Dinkes Makassar Buka Posko Untuk Antisipasi Korban Asap Kebakaran TPA

“Ketika mendengar kabar kejadian, tidak lebih dari sejam tim TBM yang beranggotakan 5 orang langsung ke sana. Ini ada prosedurnya, tim melakukan observasi dulu untuk melihat situasi dan kondisi di sana. Kemudian setelah mengetahui situasi dan kondisinya, tim TBM semakin banyak terjun ke lokasi,” jelas Prof Budu.

Menurutnya kabut asap yang dihasilkan dari kebakaran TPA pasti akan berdampak pada kesehatan, terutama pada bagian pernafasan masyarakat. Dia mengintruksikan kpada Tim yang diturunkan agar mendataan dampak asap untuk dilaporkan.

BACA: DLH Sebut Kebakaran di TPA Antang Akibat Gas Metan

“Ini adalah kasus yang tidak diharapkan. Inilah juga anggota TBM kita yang ke sana sudah saya instruksikan melalui WD 3 agar ada laporan terkait jika misalnya ada anggota masyarakat terkena dampak asap.  Akan kita hubungkan dan komunikasikan dengan para ahli kita di fakultas untuk dibantu,” tambah Prof Budu.

Pada kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Farmasi, Prof. Dr. Gemini Alam, M.Si., Apt., menjelaskan bahwa sebagai bentuk kepedulian terhadap kebakaran yang terjadi, Fakultas Farmasi melalui tim Apoteker Tanggap Bencana mengirim kurang lebih 30 orang untuk membantu masyarakat sekitar.

“Kami siap membantu jika sewaktu waktu masyarakat yang terkena dampak kebakaran terutama masyarakat yang sesak napas membutuhkan obat. Memang Fakultas Farmasi tidak menyiapkan, tapi kami punya alumni dan Apoteker Makassar untuk bisa bersama sama menyiapkan obat obatan yang diperlukan masyarakat disana,” jelas Prof Gemini.

Selain itu, Dekan Fakultas Farmasi bersama Apoteker Makassar dan mahasiswa terjun langsung ke tempat kejadian untuk membagikan masker kepada masyarakat dan pengendara yang melalui jalur lokasi kebakaran.

“Kami menghimbau teman teman yang lain untuk punya kepedulian terhadap sesama. di Fakultas Farmasi bahkan sudah keluar keinginan untuk melakukan donasi kepada korban,” tambahnya.
Penulis: Muh. Ismail

- Advertisment -

Headline