24 C
Makassar
Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Metropolis Vaksinasi Tahap Pertama di Sulsel Terancam Molor

Vaksinasi Tahap Pertama di Sulsel Terancam Molor

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Vaksinasi tahap pertama di Sulawesi Selatan terancam berlangsung lama. Hal ini disebabkan tenaga kesehatan (nakes) yang menjadi objek pertama pada vaksin di tahap pertama terbilang cukup rendah yang dapat disuntik vaksin dalam per harinya.

Sesuai dengan yang disampaikan oleh Kepala Dinaa Kesehatan Sulsel, Muhammad Ichsan Mustari, bahwa hanya sekitar 10 persen nakes yang telah mengikuti penyuntikan vaksin di Sulsel.

“Persetase nakes sekarang masih sekitar 10 persen,” kata Muhammad Ichsan Mustari, di Rumah Sakit Dadi Makassar, Jumat (22/1/2021).

Ichsan menegaskan bahwa sedikitnya nakes yang telah mengikuti vaksinasi bukan karena menolak. Akan tetapi disebabkan oleh sistem aplikasi yang ada yang selama ini digunakan dalam proses vaksinasi.

“Pak Gub sampaikan tadi bahwa bukan menolak, ini terkait aplikasi, dan sekarang kita kesusahan, saya sampaikan kita jangan menunggu aplikasi, kita pakai pendaftaran offline saja untuk mencapai target, karena target kita 300 perhari,” jelasnya.

Menurutnya, yang menjadi kendala adalah karena sistem bergantung di pusat. Sehingga semuanya harus menunggu dari pusat termasuk dalam hal pendaftaran vaksinasi.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, menegaskan bahwa vaksinasi untuk nakes ditargetkan selesai bulan Maret. Untuk mencapai itu, Nurdin target 300 nakes divaksin per hari.

“Jadi kita sudah menghitung kira-kira kurang lebih 300 per hari. Supaya kita bisa mencapai target. Itu kita upayakan sesuai rencana itu. Oleh karena itu, kita terus berkomunikasi dengan Kemenkes, terutama soal aplikasi. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” tuturnya.

Headline