29 C
Makassar
Friday, July 19, 2024
HomePolitikWakil Ketua Dewan Pers: Wartawan Dilarang Jadi Kandidat atau Jadi Tim Pemenangan...

Wakil Ketua Dewan Pers: Wartawan Dilarang Jadi Kandidat atau Jadi Tim Pemenangan Pilkada

- Advertisement -


MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM — Wakil Ketus Dewan Pers, M. Agung Dharmajaya, kembali mengingatkan kepada wartawan untuk tidak menjadi salah satu kandidat atau terlibat menjadi tim pemenangan salah satu kandidat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 27 November tahun ini.

Penegasan tersebut disampaikan Agung Dharmajaya saat membuka acara Workshop Peliputan Pemilu dan Pilkada 2024 di Hotel Swiss Bell, Jl Ujungpandang, Kamis (27/6/2024).

“Wartawan yang menjadi kandidat atau
menjadi tim pemenangan salah satu kandidat minimal harus cuti sebagai wartawan tetapi sebaiknya mundur untuk menjaga independensi,” kata Agung di depan puluhan pemimpin redaksi dan insan pers dari perusahaan media cetak, online, radio dan tv, yang sudah terverifikasi Lembaga Dewan Pers.

Dalam acara workshop, tampil sebagai pembicara, Ketua Komisi Hukum dan Perundangan Dewan Pers, Arif Zulkifli, Komisioner KPU Sulsel, Upi Hartati, Komisioner Bawaslu Sulsel, Muhtar Muis, Komisioner KPID Sulsel, Riswansah Muchsin dan Praktisi Pers yang juga Anggota Dewan Pers periode 2013-2016, Ray Wijaya. Dipandu moderator Tenaga Ahli Dewan Pers, Hendrayana.

Arif Zulkifli yang tampil sebagai pemateri pertama antara lain mengingatkan kepada para jurnalis untuk selalu menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dan menghindari semua kegiatan yang bisa membawa kepada kasus pidana.

CEO Media Tempo itu juga menjelaskan jika terjadi masalah hukum yang melibatkan wartawan yang medianya sudah terverifikasi Dewan Pers, jika sengketa itu adalah murni produk jurnalis yang dilakukan sesuai Kode Etik Jurnalis, Dewan Pers akan tampil melindungi.

Tetapi jika.persoalan itu karena kasus pidana berkedok junalis, Dewan Pers akan angkat tangan dan mempersilahkan Kepolisian untuk nelanjutkan kasus pidananya. (Syahril)

- Advertisement -


MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM — Wakil Ketus Dewan Pers, M. Agung Dharmajaya, kembali mengingatkan kepada wartawan untuk tidak menjadi salah satu kandidat atau terlibat menjadi tim pemenangan salah satu kandidat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar 27 November tahun ini.

Penegasan tersebut disampaikan Agung Dharmajaya saat membuka acara Workshop Peliputan Pemilu dan Pilkada 2024 di Hotel Swiss Bell, Jl Ujungpandang, Kamis (27/6/2024).

“Wartawan yang menjadi kandidat atau
menjadi tim pemenangan salah satu kandidat minimal harus cuti sebagai wartawan tetapi sebaiknya mundur untuk menjaga independensi,” kata Agung di depan puluhan pemimpin redaksi dan insan pers dari perusahaan media cetak, online, radio dan tv, yang sudah terverifikasi Lembaga Dewan Pers.

Dalam acara workshop, tampil sebagai pembicara, Ketua Komisi Hukum dan Perundangan Dewan Pers, Arif Zulkifli, Komisioner KPU Sulsel, Upi Hartati, Komisioner Bawaslu Sulsel, Muhtar Muis, Komisioner KPID Sulsel, Riswansah Muchsin dan Praktisi Pers yang juga Anggota Dewan Pers periode 2013-2016, Ray Wijaya. Dipandu moderator Tenaga Ahli Dewan Pers, Hendrayana.

Arif Zulkifli yang tampil sebagai pemateri pertama antara lain mengingatkan kepada para jurnalis untuk selalu menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistiknya dan menghindari semua kegiatan yang bisa membawa kepada kasus pidana.

CEO Media Tempo itu juga menjelaskan jika terjadi masalah hukum yang melibatkan wartawan yang medianya sudah terverifikasi Dewan Pers, jika sengketa itu adalah murni produk jurnalis yang dilakukan sesuai Kode Etik Jurnalis, Dewan Pers akan tampil melindungi.

Tetapi jika.persoalan itu karena kasus pidana berkedok junalis, Dewan Pers akan angkat tangan dan mempersilahkan Kepolisian untuk nelanjutkan kasus pidananya. (Syahril)

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img