28 C
Makassar
Kamis, Mei 19, 2022
BerandaNasionalWarga DKI Tak Bahagia di Pimpin Anies, Mustofa Salahkan Ahok

Warga DKI Tak Bahagia di Pimpin Anies, Mustofa Salahkan Ahok

Penulis(*)
- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mirilis data Indeks Kebahagiaan tahun 2021. Dimana indeks kebahagian warga DKI Jakarta turun semenjak Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur.

Saat Anies mulai menjabat tahun 2017, indeks kebahagian warga Jakarta diangka 71,33 persen. Namun pada tahun 2021 menurun menjadi 70,68 persen.

Anies kemudian menjadi sasaran kritik oleh beberapa pihak. Mereka mengungkit slogan Anies saat pilkada yakni ‘maju kotanya bahagia warganya’.

Baca: Ini Komentar Ahok Soal Jakarta Dibawah Kepemimpinan Anies

Ditengah kritik demikian, humas Partai Gelora, Mustofa Nahrawardaya memberikan pembelaan. Dia menganggap kalau penurunan tingkat kebahagian warga Jakarta adalah warisan dari Ahok, atau pemimpin Jakarta sebelum Anies.

“Ya, ini kan klasik: warisan pejabat lama. Butuh waktu untuk bikin DKI kembali bahagia.” kata Mustofa memberi tanggapan, (2/1/2022).

Mantan politisi PSI Dedek Prayudi kemudian menyindir Mustofa yang seolah tidak mempercayai data statistik.

Baca: Mustofa Dituding Hina Gus Dur Usai Sebut Si Buta dari Goa Hantu

“Indeks kebahagiaan DKI justru naik di era sebelum Anies, dari 69,21 pada 2014 menjadi 71,33 pada 2017. Tidak hanya itu, indeks ini lebih tinggi daripada rerata nasional. Per 2021, indeks kebahagiaan DKI bukan cuma turun dari 2019 tapi juga termasuk yang terendah. Ini data lho.” katanya.

Adapun rilis indeks kebahagiaan BPS merupakan hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) yang dilakukan di tahun 2021 dan dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada 1 Juli-27Agustus 2021.

Metode yang digunakan merupakan two stage one phase sampling dengan total sampel rumah tangga yang diperlukan untuk keperluan estimasi tingkat kebahagiaan hingga level provinsi Indonesia sebanyak 75.000 rumah tangga yang tersebar di 34 provinsi.

(*)

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3