32 C
Makassar
Tuesday, July 16, 2024
HomeDaerahWartawan di Bulukumba Dipukul dan Diancam Pistol Oknum Polisi saat Liput Demo

Wartawan di Bulukumba Dipukul dan Diancam Pistol Oknum Polisi saat Liput Demo

- Advertisement -

BULUKUMBA, SULSELEKSPRES.COM – Tindakan brutal petugas dalam mengamankan demonstrasi di Bulukumba berujung pada pemukulan wartawan MNC TV, Dirman Saso.

Oknum polisi yang melakukan pengamanan, bukan hanya mengincar mahasiswa yang demonstrasi, tapi juga jurnalis yang bertugas di lapangan.

Dirman Saso mendapat perlakukan kekerasan. Dada dan pundaknya dipukul oknum polisi meski ia telah memperkenalkan diri sebagai wartawan.

“Saya di lempar batu dan dipukuli  oleh oknum anggota Polres Bulukumba saat hendak merekam aksi demonstrasi yang berlangsung ricuh,” kata Dirman dalam keterangan resminya.

Akibatnya, Dirman merasa kesakitan usai dihujani bogem mentah oknum polisi pada bagian pundak dan dadanya.

”Usai saya dilempar batu dan dipukul saya dipaksa untuk menghapus video, tapi saya tidak mau” tegas Dirman.

Tak sampai disitu meski ia telah mengaku wartawan oknum polisi itu tetap bringas.

“Bahkan saya sudah teriak saya wartawan tapi oknum polisi itu tetap memukul saya,” ketusnya.

Yang membuat Dirman Saso tak menerima kejadian ini, karena dirinya diancam pistol oleh petugas kepolisian.

“Yang saya tidam terimah karena saya diancam pistol, padahal saya tidak melakukan perlawanan,” ketus Dirman.

Atas tindakan itu, Dirman mengaku akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bulukumba.

“Saya akan melapor malam ini atas pemukulan dan pemaksaan penghapusan rekaman video,” tegasnya.

Kapolres Bulukumba yang baru AKBP Ardiansyah yang dikonfirmasi masih belum bisa memberikan keterangan lebih dalam. “Masih pendalaman,” singkatnya.

- Advertisement -

BULUKUMBA, SULSELEKSPRES.COM – Tindakan brutal petugas dalam mengamankan demonstrasi di Bulukumba berujung pada pemukulan wartawan MNC TV, Dirman Saso.

Oknum polisi yang melakukan pengamanan, bukan hanya mengincar mahasiswa yang demonstrasi, tapi juga jurnalis yang bertugas di lapangan.

Dirman Saso mendapat perlakukan kekerasan. Dada dan pundaknya dipukul oknum polisi meski ia telah memperkenalkan diri sebagai wartawan.

“Saya di lempar batu dan dipukuli  oleh oknum anggota Polres Bulukumba saat hendak merekam aksi demonstrasi yang berlangsung ricuh,” kata Dirman dalam keterangan resminya.

Akibatnya, Dirman merasa kesakitan usai dihujani bogem mentah oknum polisi pada bagian pundak dan dadanya.

”Usai saya dilempar batu dan dipukul saya dipaksa untuk menghapus video, tapi saya tidak mau” tegas Dirman.

Tak sampai disitu meski ia telah mengaku wartawan oknum polisi itu tetap bringas.

“Bahkan saya sudah teriak saya wartawan tapi oknum polisi itu tetap memukul saya,” ketusnya.

Yang membuat Dirman Saso tak menerima kejadian ini, karena dirinya diancam pistol oleh petugas kepolisian.

“Yang saya tidam terimah karena saya diancam pistol, padahal saya tidak melakukan perlawanan,” ketus Dirman.

Atas tindakan itu, Dirman mengaku akan melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bulukumba.

“Saya akan melapor malam ini atas pemukulan dan pemaksaan penghapusan rekaman video,” tegasnya.

Kapolres Bulukumba yang baru AKBP Ardiansyah yang dikonfirmasi masih belum bisa memberikan keterangan lebih dalam. “Masih pendalaman,” singkatnya.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img