MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pejabat Sementara (Pjs) Wali Kota Parepare, menghadiri Rapat Koordinasi terkait identifikasi barang kebutuhan pokok, menjelang bulan Suci Ramadhan tahun 2018 dan Idhul Fitri 1439 Hijriah. Kegiatan tersebut, dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Rapat dilaksanakan di Baruga Pattingalloang Rumah Jabatan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (05/04/2018). Rapat dihadiri langsung Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Rapat bertujuan untuk mengidentifikasi secara dini potensi kenaikan harga barang pokok, akibat kenaikan permintaan, hambatan distribusi, dan gangguan pasokan.
BACA: Pemkot Parepare Akan Bangun Pasar Induk Beras
Lutfie memaparkan, dari hasil rapat tersebut menghasilkan beberapa langkah-langkah pengendalian inflasi di antaranya, identifikasi lebih dini komunitas yang sesuai polanya menjadi penyumbang inflasi, dan pengendalian inflasi terutama terhadap komoditas tersebut. Selain itu, kata dia, memastikan ketersediaan pasokan melalui pemantauan yang lebih intensif dengan membangun data neraca pangan, untuk pemenuhan pasokan dan kerjasama antar daerah.
Lutfie menjelaskan, akan dilakukan pula manajemen pasokan dan distribusi melalui pengaturan pola tanam dan panen, melalui pemanfaatan iklim dan cuaca dari BMKG. Di samping itu, katanya, pihaknya akan menginisiasi dan memfasilitasi penyusunan kerjasama perdagangan antar daerah. Selain itu, lanjut dia, SOP kenaikan harga yang telah disepakati akan diimplementasikan, serta pemanfaatan koperasi untuk stabilitas harga.
“Pemkot Parepare juga akan membangun Pasar Induk Beras, dengan kapasitas gudang beras di Bulog Parepare yang mencapai 100.000 ton, dan sangat memenuhi standar. Insya Allah dalam waktu dekat akan terealisasi,” bebernya.
Sementara, Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kota (Setdako) Parepare, Sulaecha mengungkapkan, pembangunan Pasar Induk Beras sangat didukung dengan gudang beras Bulog Parepare yang sangat memenuhi standar.
“Apalagi, letak gudang Bulog Parepare sangat strategis, dan di kelilingi oleh daerah-daerah penghasil beras,” jelasnya.
Dia menambahkan, kehadiran Pasar Induk Beras akan menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang baru bagi Parepare, menjadi lapangan kerja baru bagi masyarakat Parepare, serta mendatangkan multieffect bagi peningkatan perekonomian daerah.
Penulis : Luki Amima