24 C
Makassar
Senin, Januari 30, 2023
- Advertisement -

Nyeri saat Buang Air Kecil, Kenali Tanda-Tanda Ginjal Bengkak

SULSELEKSPRES.COM –  Pembengkakan ginjal terjadi ketika urine tidak dapat mengalir dari ginjal sehingga menumpuk di ginjal. Pembengkakan  pada ginjal bisa disebabkan oleh penyumbatan pada saluran yang mengalirkan urine dari ginjal atau kondisi cacat anatomi yang menyebabkan gangguan pada uretra.

Bengkak pada ginjal tidak selalu menimbulkan gejala. Ketika muncul gejala, biasanya yang terjadi adalah nyeri di bagian samping dan punggung yang mungkin menjalar ke perut bagian bawah atau selangkangan. Kondisi ini juga bisa menyebabkan masalah pada buang air kecil. Informasi selengkapnya mengenai tanda-tanda ginjal bengkak bisa kamu ketahui melalui ulasan berikut ini!

Tanda Ginjal Bengkak

Biasanya urine mengalir dari ginjal melalui sebuah tabung yang disebut ureter yang mengalir ke kandung kemih, dan kemudian keluar dari tubuh. Namun, terkadang urine kembali atau tertinggal di dalam ginjal atau di ureter sehingga menyebabkan pembengkakan pada ginjal.

Gejala utama ginjal bengkak  adalah nyeri, baik di bagian samping dan belakang (dikenal sebagai nyeri panggul), perut, atau selangkangan. Tanda lain dari pembengkakan ginjal adalah rasa sakit saat buang air kecil, meningkatnya dorongan atau frekuensi buang air kecil, berkemih yang tidak tuntas, mual dan juga demam.

Pemeriksaan untuk Ginjal Bengkak

Gejala dan tanda  ginjal bengkak tergantung pada penyebab dan tingkat keparahan penyumbatan saluran kemih. Itulah sebabnya, butuh pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apakah gejala tersebut disebabkan oleh ginjal bengkak atau tidak.

Biasanya, untuk pemeriksaan kondisi ginjal bengkak diperiksa oleh dokter spesialis urologi yang akan melakukan beberapa tes, mulai dari:

Tes darah untuk mengevaluasi fungsi ginjal.

Tes urine untuk memeriksa tanda-tanda infeksi atau batu saluran kemih yang dapat menyebabkan penyumbatan.

Pemeriksaan pencitraan ultrasound, di mana dokter dapat melihat ginjal, kandung kemih, dan struktur saluran kemih lainnya untuk mengidentifikasi potensi masalah penyebab ginjal bengkak.

Sinar-X khusus pada saluran kemih yang menggunakan pewarna khusus untuk menguraikan ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra, yang menangkap gambar sebelum dan selama buang air kecil.

Bengkak pada ginjal biasanya diobati dengan mengatasi penyakit atau penyebab yang mendasarinya, seperti batu ginjal atau infeksi. Beberapa kasus dapat diselesaikan tanpa operasi.

Jika infeksi menjadi penyebab, akan diobati dengan antibiotik. Batu ginjal dapat keluar dengan sendirinya atau yang kondisinya cukup parah memerlukan pengangkatan dengan pembedahan.

Dalam kasus penyumbatan parah, kelebihan urine mungkin perlu dikeluarkan menggunakan kateter. Ini akan membantu mengalirkan urine dari kandung kemih atau tabung khusus yang disebut nefrostomi yang mengalirkan urine dari ginjal.

Kunci untuk pengobatan bengkak pada ginjal dilakukan sesegera mungkin untuk menghindari kerusakan permanen pada ginjal, termasuk gagal ginjal. Bengkak pada ginjal bisa mengakibatkan gagal ginjal. Bila ini sudah terjadi, pengobatan yang diperlukan adalah cuci darah atau transplantasi ginjal.

Sumber: halodoc.com

spot_img

Headline

Populer