25 C
Makassar
Wednesday, March 25, 2026
HomeRagam7 Cara Move On dari Mantan Kekasih

7 Cara Move On dari Mantan Kekasih

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Putus cinta memang seringkali menyisahkan patah hati. Agar tidak berlarut-larut, masing-masing orang memiliki cara agar bisa segera move on.

Ada tujuh cara jitu bagi yang belum menemukan cara untuk move on. Dilansir dari cnnindonesia.com, tujuh cara itu yakni:

1. Melepaskan perasaan hingga lega

Sedih, kecewa, marah, menyesal merupakan emosi yang umum dirasakan setelah putus. Meski sebagian orang menyangkal atau mencoba menutupinya, perlu disadari bahwa perasaan itu merupakan tahapan wajar yang harus dilalui.

Tahukah bahwa meluapkan perasaan bisa menjadi salah satu cara move on dari mantan. Anda bisa menangis sepuasnya sembari mendengarkan musik dan menerima kenyataan bahwa hubungan beserta kenangan Anda bersama seseorang sudah berakhir. Pelepasan emosi tanpa ditahan bisa menjadi langkah awal agar Anda bisa move on dari mantan.

Tetapi jika Anda tidak suka menyendiri, cobalah lepaskan kesedihan dengan bercerita kepada keluarga atau teman dekat. Berbagi cerita bisa melepaskan emosi yang tidak sanggup Anda bendung sendirian.

Ketika Anda sudah mencapai titik lega, perlahan, waktu akan mengajari Anda untuk menerima kenyataan dan segera move on dari mantan.

2. Fokus dengan diri sendiri

Meski patah hati, bukan berarti harus mengabaikan diri sendiri. Anda harus tetap merawat tubuh dan menjaga kesehatan. Membiarkan rambut tidak dikeramas, malas mandi, tak mengganti baju, makan makanan tak sehat tidak akan membuat kondisi Anda membaik.

Luangkan waktu untuk memanjakan diri seperti ke salon, pergi nge-gym, belanja, atau bahkan biarkan tubuh beristirahat. Ini mungkin terdengar sepele, namun bisa menjadi langkah awal Anda untuk cepat move on dari mantan kekasih.

3. Stop menghubungi mantan

Cara move on dari mantan juga bisa dimulai dengan membatasi intensitas kontak, baik kontak melalui pesan komunikasi, kontak dengan melihat foto kenangan, maupun mengikuti media sosialnya.

Anda harus mencoba untuk tidak lagi melihat foto-foto mantan baik di ponsel maupun stalking di media sosial. Hentikan sekarang juga kebiasaan mencari tahu keberadaan dan kesibukannya. Bukannya cepat melupakan, justru hal itu bisa menambah sakit hati dan semakin sulit move on.

Tak ada salahnya menghapus kontak mantan atau berhenti mengikuti media sosialnya untuk sementara waktu. Hal ini menjadi cara move on supaya Anda bisa fokus memperbaiki diri Anda.

4. Berbaur dengan teman

Hanya karena hubungan asmara berakhir bukan berarti Anda tinggal sendirian di dunia ini. Anda dapat menghubungi teman atau anggota keluarga dan kembali bersosialisasi. Berkumpul sambi melakukan aktivitas menyenangkan tentu memperbaiki perasaan hati.

Oleh karena itu, selepas putus justru jangan mengurung diri. Orang-orang terdekat bisa menjadi support system untuk membantu dan menghibur Anda melewati masa patah hati.

Jika Anda sudah bekerja, cobalah bangun lebih pagi, berolahraga, lalu berangkat ke kantor tepat waktu. Anda juga bisa menghabiskan waktu bersama teman kantor Anda selepas kerja atau mempersiapkan pekerjaan untuk keesokan hari.

6. Lakukan kegiatan yang disukai

Romantisme maupun segala kehidupan cinta-cintaan bukanlah satu-satunya hal yang dapat membuat Anda bersemangat. Putus menjadi salah satu momentum yang bisa dimanfaatkan untuk menemukan kembali minat atau melakukan apa pun yang Anda sukai namun sempat tertunda.

Anda bisa saja memiliki hobi baru seperti menulis atau menjadi fotografer. Fokuskan pikiran dan energi Anda pada kegiatan itu, sehingga Anda bisa move on dari masa lalu dengan hal-hal yang lebih menyenangkan. Menemukan passion juga akan membantu Anda menghindari depresi yang berlarut.

Mungkin tidak semua cara move on bisa berhasil dalam sekali waktu, tapi setidaknya Anda harus menyadari bahwa terlalu banyak hal menarik yang sudah menunggu Anda tanpa ada kesedihan. Anda hanya harus terus melatih diri untuk menerima kenyataan, menikmati kesedihan dan kekecewaan secukupnya, lalu move on dengan gembira.

7. Ikhlas memaafkan
Langkah ini merupakan yang terakhir usai Anda melakukan semua hal di atas. Memberi maaf bukan hanya berlaku untuk pasangan atau orang yang menyakiti Anda. Sebelum menerima dan berdamai dengan segala yang terjadi, Anda juga harus bisa memaafkan diri sendiri.

Mulailah dengan menghilangkan perasaan negatif maupun pikiran yang mendemotivasi. Selain itu cara terampuh untuk memaafkan diri sendiri dan mengatasi semua rasa sakit hati dan bersalah adalah mengubah perilaku menjadi pribadi yang lebih baik.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img