MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kantor Imigrasi (Kanim) kelas I TPI Makassar terus melakukan pembenahan. Tahun 2019 lalu, mereka telah memperoleh predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK).
Setahun berselang, pada tahun 2020 ini, Kanim Makassar memperjuangkan predikat mereka untuk naik menjadi Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), dengan cara melengkapi fasilitas dan terus mengembangkan inovasi.
Kepala kantor imigrasi Makassar, Andi Pallawarukka, mengatakan seiring dengan predikat WBK yang disandang, pihaknya telah banyak berbenah dan terus meningkatkan serta menciptakan inovasi layanan publik bagi masyarakat.
”Baru-baru ini kurang lebih ada 12 Inovasi yang telah berjalan, baik yang menggunakan IT maupun Non-IT. Ini akan terus bertambah agar masyarakat merasa nyaman dalam memanfaatkan layanan keimigrasian, khususnya pembuatan dokumen paspor,” ujarnya, Senin (15/6/2020).
Melalui Jargon “Pasti Aktual, Pasti Mantap, Pasti WBBM”, setidaknya ada dua inovasi yang telah dilahirkan, yaitu Kaisar Mandala (Melayani di hari libur anda), dan Kaisar Phinisi.
Kaisar Mandala sendiri merupakan program Percepatan pelayanan paspor dengan waktu tunggu maksimal 10 menit. Sistem pengambilan paspor Walk-Through, yaitu pengambilan paspor yang sudah jadi, pengambilnya tidak perlu menunggu dalam waktu lama, tidak perlu duduk, karena dengan inovasi sistem yang dibangun sehingga posisi paspor dapat ditemukan dalam waktu singkat dan dapat langsung diserahkan.
Sementara Kaisar Phinisi (Pelayanan Paspor Haji dan Emergency), e-Perdim (Aplikasi yang memudahkan pemohon untuk mengisi formulir), Kaisar Cetus (Cek Status Paspor), Apapo Reader (Aplikasi pembaca antrian online), Aplikasi Kareba Imigrasi Makassar, dan SMS Gateway untuk pelayanan orang Asing, sterilasi ruang tunggu dan pelayanan dari orang yang tidak berkepentingan, Delivery paspor dan pembentukan UKK serta MPP.
Ditambah dengan sarana dan prasarana layanan yang ramah HAM, seperti adanya jalur khusus dan toilet khusus disabilitas, ruang laktasi, pojok bermain anak, Kaca mata baca dan lainnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Selatan, Harun Sulianto, mengapresiasi seluruh upaya dan inovasi yang dilakukan oleh Kanim Makassar.
“Tidak mudah menciptakan inovasi, namun melalui kerja keras dan komitmen untuk mewujudkan zona Integritas menuju WBBM, berbagai inovasi berhasil diciptakan Kanim Makassar.”
“Mudah-mudahan melalui inovasi yang ada bisa mendekatkan Kanim Makassar di tengah-tengah masyarakat dan meraih predikat WBBM,” ujarnya.



