30 C
Makassar
Wednesday, April 29, 2026
HomeMetropolisNA : Saya Tidak Pernah Terima Surat Panggilan Bawaslu

NA : Saya Tidak Pernah Terima Surat Panggilan Bawaslu

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah, membantah kabar terkait panggilan pemeriksaan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kota Makassar, terhadap dirinya.

Nurdin mengaku tidak merasa melakukan pelanggaran apa-apa. Sehingga, ia juga merasa tidak punya kewajiban untuk menjalani pemeriksaan di Bawaslu Makassar.

“Tidak ada. Ngapaian saya dipanggil. Emangnya gampang kita dipanggil. Tidak ada juga surat pemanggilan. Saya tidak pernah bikin apa-apa,” ujar Nurdin saat ditemui awak media di Swissbell Hotel Losari, Rabu (25/11/2020).

Sebelumnya, tim hukum pasangan calon walikota dan wakil walikota Makassar nomor urut 1 melaporkan Nurdin Abdullah kepada pihak Bawaslu, atas dugaan memberikan instruksi kepada penjabat walikota Makassar, Rudy Djamaluddin, untuk mengerahkan jajarannya agar mendukung pasangan calon tertentu.

Menanggapi laporan dimaksud, Nurdin Abdullah membantah dengan tegas. Ia mengatakan bahwa tuduhan teraebut sifatnya hoax. Sebab, ia tidak pernah menyinggung atau mendukung paslon walikota tertentu.

“Pernah tidak kamu dengar saya pidato di mana-mana menyinggung soal paslon? Itu hoax. Kan gampang melaporkan orang, tapi faktanya ada gak? Tidak pernah ada laporan,” jelas orang nomor satu Sulawesi Selatan tersebut.

Nurdin juga menegaskan, tudingan mengerahkan jajaran untuk mendukung paslon tertentu yang dialamatkan pada dirinya, ia pastikan sebagai tindakan salah.

Sebab, Nurdin sendiri mengaku tidak mengenal siapa orang yang dimaksud ia beri dukungan tersebut.

“Saya juga tidak pernah singgung orang. Tidak pernah dukung mendukung. Masa iya, misalnya si B, kenal saja tidak, masa sudah dipanggil,” tutupnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img