MAROS, SULSELEKSPRES.COM – Kementerian Agama Kabupaten Maros bersama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Maros menggelar kegiatan Manasik Haji Terpadu Tingkat Kabupaten Maros bertempat di ruang pola Kantor Bupati Maros, senin (2/7/2018).
Manasik terpadu ini dihadiri sebanyak 313.
Mengawali laporan panitia, Kakan Kemenag Maros.H. Syamsuddin, menyampaikan rasa syukur dan bahagia atas kehadiran calon jamaah haji dalam keadaan sehat wal afiat. Manasik tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena baru pertama kali ini manasik diselenggarakan terpadu selama 4 hari dengan menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Maros. Sehingga jadwal manasik dialokasikan 2 hari untuk manasik materi kaifiyyah ibadah haji dan 2 hari materi kesehatan jamaah haji.
Dengan penyelenggaraan terpadu ini diharapkan terjalin sinergitas, satu warna untuk pelayanan jamaah. Menurut kakan Kemenag yang sudah menjabat selama 5 tahun ini, undang undang haji telah mengamanahkan kepada pemerintah untuk melaksanakan pembinaan, pelayanan dan perlindunganan. Termasuk hari ini adalah manasik, bagian dari pembinaan. Begitu juga pelayanan mulai pendaftaran sampai pemulangan jamaah ke tanah air. Jumlah jamaah haji tahun ini untuk kabupaten Maros sebanyak 313 orang di tambah 1 TPHD dan Mutasi sehingga total 315 jamaah.
Dan Musim Haji Tahun ini, Jemaah Calon Haji Kab. Maros terbagi dalam 2 Kelompok Terbang (Kloter) yaitu Kloter 14 yang digabung bersama JCH asal Prov. Papua Barat masuk di pemberangkatan gelombang pertama. Serta Kloter 33 digabung dengan JCH asal Bone yang masuk di Pemberangkatan Gelombang kedua, Tambah Syamsuddin.
Ditambahkannya, usia tertua jamaah haji Maros berumur 89 tahun an. Dg. Lanre, sementara yang termuda berumur 20 tahun. Untuk jumlah daftar antrian pendaftar haji kabupaten Maros telah mencapai 9.308 orang dengan waktu antri selama 30 tahun. Diakhir laporannya, Kakan Kemenag meminta kepada para peserta manasik agar mengikuti secara penuh manasik ini selama 4 hari. Dan selanjutnya bersiap-siap manasik tingkat kecamatan yang berlangsung selama 8 hari.
Harmil Mattotorang mewakili Bupati Maros menyampaikan pesan Bupati Maros Hatta Rahman agar jamaah senantiasa bersyukur atas panggilan berangkat haji tahun ini. Rasa syukur ini diwujudkan dalam bentuk menjalankan ibadah haji dengan baik dan benar serta ikhlas. Salah satu jalannya untuk mencapai itu adalah dengan mengikuti manasik haji. H.A. Harmil Mattotorang yang membacakan sambutan tertulis Bupati Maros mengingatkan kepada jamaah, terlebih bagi mereka yang baru pertama kali ke tanah suci agar mempersiapkan kesehatan fisik dengan sebaik-baiknya mulai dari sekarang sehingga semua ritul haji bisa dilaksanakan dan menjadi haji mabrur.
“Dengan manasik, calon jamaah mengetahui apa rukun, syarat, wajib dan sunnah dari haji, apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama berhaji. Manasik memberikan pemahaman tujuan keberangkatan ke tanah suci sehingga penting untuk mengikuti dengan sungguh-sungguh agar pahala haji dan haji mabrur dapat diraih,” ujarnya.
Setelah pembukaan selesai, sesi rehat diisi dengan perkenalan jamaah dengan petugas haji baik dari TPHI, tim kesehatan yakni dokter dan perawat Kloter (TKHI) dan TPIHI serta TPHD Jamaah haji Maros terbagi dalam 2 kloter yakni kloter 14 dan kloter 33. Kloter 14 dijadwalkan masuk asrama haji Sudiang Makassar pada tanggal 25 Juli dan akan berangkat ke tanah suci tanggal 26 Juli 2018 mendatang.






