TAKALAR, SULSELEKSPRES.COM – Ceceng Dg Limpo (60) tak mengira, bila tangan kanannya akan terluka dari hunusan parang putranya sendiri.
“Akibat itu, korban mengalami luka robek pada bagian tangan kanan,” kata Baket Kapolres Takalar, AKBP Gany Alamsyah, Senin (7/1/2019).
Ceceng dan putranya Naing Dg. Sarro (26) hidup serumah di lingkungan Kalappo, kelurahan Mangadu, kabupaten Takalar.
BACA: Pembacokan oleh 2 OTK, Pelaku Sudah Menunggu di Tepi Jalan
Insiden ini diduga berawal saat Ceceng mencoba mengambil sebiji mangga matang milik putranya. Karena tak terima, amarah Naing memuncak.
“Sehingga pelaku diduga melakukan pemarangan terhadap korban pada bagian tangan kanan sebanyak satu kali,” ujar Gany.
Sekira pukul 13.00 Wita, Senin (7/1/2019), Ceceng dengan kondisi tangan kanannya yang luka, digiring ke Puskesmas Mangarabombang Mangadu, untuk menjalani perawatan medis.
BACA: Gegara Ayam, Hajrun Tega Bacok Kepala Akbar
Sekira beberapa menit kemudian, sejumlah aparat polisi mendatangi lokasih kejadian. Naing, sang putra turut ditangkap.
“Petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebilah parang yang diduga dipakai Pelaku,” kata Gany.
Saat ini, dugaan kasus penganiayaan tersebut tengah ditangani kepolisian resort (polres) Takalar. Pelaku dan barang bukti diamankan guna menjalani proses lebih lanjut.



