MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Bertato kerap dikaitkan dengan intensitas nyali pemiliknya. Namun, bila sudah berhadapan dengan polisi, keberanian itu surut.
Seperti rekan Ambi yang sebelumnya ditangkap atas dugaan tindak pencurian mesin kompresor dan genset. Janwar Nugraha (20) memiliki tato bagian dada dan tangan kanannya.
Polisi menduga, Janwar terlibat dalam aksi pencurian bersama Ambi. Namun, saat penangkapan pertama, Janwar kabur, dan akhirnya dinyatakan DPO.
Penangkapan kedua, Janwar sekali lagi berhasil lolos. Namun, setelah polisi melakukan persuasif kepada orang tuanya, Janwar akhirnya menyerahkan diri, karena takut ditembak.
“Pelaku mendatangi Posko Resmob Panakkukang, guna menyerahkan diri karena takut ditembak apabila melakukan perlawanan saat ditangkap,” kata Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda F Harahap, Rabu (6/3/2019).
Pria yang memiliki tato doraemon ini, akhirnya ditangkap setelah menyerahkan diri Rabu (6/3/2019) dini hari.
Motif dan modus Janwar sama dengan Ambi. Sama-sama menjual hasil gasakannya untuk membeli narkoba jenis sabu, dan sama-sama mencungkil barang gasakannya saat itu.
“Barang curiannya itu dijual ke seorang penadah yang telah tertangkap sebelumnya dan hasil dari penjualan tersebut digunakan membeli narkoba jenis sabu,” tambah Ananda.
Saat ini, Janwar telah mendekam di sel tahanan Mako Polsek Panakkukang sambil menjalani proses hukum lebih lanjut.



