31 C
Makassar
Wednesday, March 25, 2026
HomeMetropolisDispar Makassar Gelar Hotelier Competition

Dispar Makassar Gelar Hotelier Competition

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar menggelar Makassar Hoteliers Competition selama tiga hari ke depan yang terdiri dari tiga bidang kompetisi.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Rusmayani Madjid menjelaskan, pertama, Food and Beverage Skill Competition yang diadakan di Hotel D’Maleo, Senin (29/7/19). Kedua, Reception Of The Year diadakan di Hotel Aerotel, Selasa (30/7/19). Dan yang ketiga Indonesia Housekeeping Olympic di Hotel Harper, Rabu (31/7/19).

Menurutnya, Kota Makassar sebagai salah satu destinasi wisata favorit harus didukung agar dapat memberikan pelayanan-pelayanan kepariwisataan yang baik bagi para wisatawan demi mengundang daya tarik untuk berkunjung ke Makassar.

“Pertama kita lihat Makassar itu kan menjadi kota tujuan wisata, karena dia menjadi tujuan wisata tentu harus pelayanan-pelayanan itu lebih baik,” kata Maya, di Hotel D’Maleo, Senin (29/7/19).

Kompetisi ini dibuat bukan hanya sekedar mencari pemenang semata, melainkan untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan kemampuan bagi para pekerja industri pariwisata yang lebih baik, sebagaimana yang dijelaskan oleh Maya.

“Kegiatan ini dilakukan untuk menambah pengetahuan, skill dari teman-teman kita yang menjadi tenaga kerja di bidang pariwisata. Lomba atau kompetisi itu hanya untuk menilai sudah seberapa besar pengetahuan kita, tapi lebih penting dari itu bagaimana kita bisa saling sharing pengetahuan,” tandas Maya.

Penyelenggaraan Makassar Hoteliers Competition dimulai dengan kompetisi Skill Food and Beverage Skill Competition yang dihelat di Hotel D’Maleo, Jalan Pelita Raya, Senin (29/7/19), diikuti 25 peserta dari seluruh perwakilan hotel yang ada di Kota Makassar.

Ketua Asosiasi Food and Beverage Manager Indonesia Facilities Management Association (IFMA), Irfan Saputra memaparkan, dalam kompetisi ini ada tiga hal yang harus diperhatikan oleh peserta.

“Pertama adalah tentunya sudah masuk di kriteria penilaian adalah appearance atau attitude. Jadi, kita bukan hanya menilai skill, tapi penampilan, tingkah laku, kejelian, keserasian dengan tema atau konsep yang akan dilombakan, dan explanation kenapa mengambil tema yang diikutsertakan dalam lomba,” ungkap Irfan.

Dia menambahkan, para peserta akan dibagi ke dalam 6 sesi perlombaan. Setiap sesi terdiri dari 4 peserta dengan tiga kriteria perlombaan.

“Ada tiga kriteria, yang pertama adalah melipat napkin, setiap peserta di beri waktu 5 menit. Kemudian 10 menit untuk preparation dan 10 menit final eksekusi atau hasil akhir. Jadi totalnya 25 menit,” terangnya.

Pria yang juga merupakan Food and Beverage Manager di Hotel Swiss-belinn ini menjelaskan, pelayanan pada bidang food and beverage ini sangat penting. Pasalnya bidang food and beverage menjadi organ vital dalam pelayanan kepariwisataan.

“Jadi, amat sangat vital food and beverage karena apabila wisatawan tidak merasakan pelayanan yang baik selama di Makassar, mereka akan kapok datang ke Makassar. Boleh dibilang food and beverage adalah garda terdepan kepariwisataan,” pungkas Irfan.

Penulis: Husnul Khatimah Najamuddin

spot_img

Headline

spot_img
spot_img