24 C
Makassar
Saturday, April 4, 2026
HomeEdukasiJawab Tantangan Dunia Bisnis, Mahasiswa STIE Nobel Asah Skill Manajemen Bisnis

Jawab Tantangan Dunia Bisnis, Mahasiswa STIE Nobel Asah Skill Manajemen Bisnis

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dihadapkan dengan kondisi perekonomian yang semakin kompetitif, secara otomatis menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, khususnya kaum milenial untuk keluar dari tekanan tersebut.

Hal ini ternyata turut dirasakan oleh mahasiswa STIE Nobel Indonesia, yang terus mengembangkan kemampuan dalam menjawab tantangan dunia ekonomi, khususnya dalam dunia bisnis.

Dengan begitu, 20 mahasiswa STIE Nobel Indonesia mengikuti pelatihan manajemen bisnis yang dilaksanakan oleh Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar, yang berlangsung di Hotel The One, sejak (14/11/2019) sampai hari ini.

BACA: STIE Nobel dan TICMI Teken MoU dalam Bidang Peningkatan SDM

Dalam kesempatan ini, pelatihan dibuka langsung oleh kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) kota Makassar, A. Irwan Bangsawan.

Dalam sambutannya, Irwan menyampaikan bahwa tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan peserta agar lebih mengenal sistem manajemen bisnis, serta mengembangkan diri, baik dari segi sikap, perilaku, maupun pola pikirnya dalam berbisnis.

BACA: Mahasiswa KKN-PPM STIE Nobel Peringati 1 Muharram 1441 Hijriah bersama Masyarakat Pinrang

“Pelatihan manajemen bisnis ini memegang peranan yang sangat penting untuk memotivasi diri dalam meningkatkan sistem manajemen bisnis kalian semua. Dengan kemampuan tersebut akan terpupuk semangat peserta untuk berprestasi, baik di lingkungan bisnis, maupun dilingkungan kehidupan sehari-hari” ungkap Irwan.

Sementara Ketua STIE Nobel Indonesia Dr. H. Mashur Razak S.E.,M.M menuturkan adanya harapan dari pengelola kampus STIE Nobel, agar mahasiswa yang diutus dalam pelatihan tersebut dapat memperoleh manfaat yang sebanyak-banyaknya untuk mereka terapkan nantinya.

“Melalui kegiatan pelatihan manajemen bisnis tersebut, diharapkan mahasiswa dapat meningkatkan kompetensi dalam pengelolaan fungsi bisnis, seperti aspek produksi, manajemen keuangan, pemasaran serta peningkatan kualitas pelayanan. Tentu itu menjadi hal yang penting untuk mahasiswa ketahui dan nantinya harus diimplementasikan”. Tuturnya

Mahasiswa yang diutus mengikuti pelatihan adalah mereka yang telah memiliki bisnis. Jenis usaha mereka bervariasi, mulai dari usaha kuliner, konveksi, jasa kecantikan, dico mobil, cake and bakery, dan sebagainya.

Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa diharapkan dapat meningkatkan skala usaha dan manajemen pengelolaan bisnis.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img