31 C
Makassar
Saturday, March 14, 2026
HomeNasionalAhmad Dhani Ungkap Pelarian Habib Rizieq Karena Dijebak

Ahmad Dhani Ungkap Pelarian Habib Rizieq Karena Dijebak

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Cerita pelarian Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieg Syihab hingga ke tanah Arab karena  dijebak oleh seorang jenderal.

Tudingan tersebut dituliskan musisi Ahmad Dhani dalam sebuah surat yang dititipkan pada seorang relawannya yang ditujukan kepada media.

Ahmad Dhani hingga kini mendekam di Rutan Klas 1A Surabaya, di Medaeng, Sidoarjo karena menjalani vonis dalam kasus ujaran kebencian yang divonis oleh Pengadilan Negeri  Jakarta Selatan. Di tingkat pengadilan negeri, Dhani divonis 1,5 tahun penjara.

Namun, ditingkat pengadilan tinggi, hukuman untuk Dhani dikurangi menjadi 1 tahun penjara. Tak terima dengan putusan tersebut, kini Ahmad Dhani tengah mengajukan kasasi.

Di Surabaya sendiri, Ahmad Dhani tengah menjalani persidangan terkait dengan video blog yang dibuatnya pada 2018 lalu. Dalam vlog tersebut, Dhani dilaporkan karena menyebut kata idiot saat terjadi demo di depan Hotel Mojopahit, Surabaya.

“Bocoran dari saya, Habib Rizieq pun dijebak untuk lari ke Arab Saudi, bukan melarikan diri. Suatu saat akan terungkap, jenderal siapa yang menjebak,” tulis Dhani dalam surat tersebut dilansir Merdeka.com, Minggu (5/5).

Dalam surat tersebut, Ahmad Dhani mengaku, jika kasus pelarian Rizieq di tanah Arab selama ini, karena dijebak oleh seseorang. Tak tanggung-tanggung, Dhani mengaku yang menjebak pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu adalah seorang jenderal.

Siti Rafika Hardhiansari, relawan Ahmad Dhani pun membenarkan perihal surat tersebut. Dia menyatakan, selama ini Ahmad Dhani terpaksa menulis surat pada media, karena tidak dapat melakukan wawancara langsung dengan media. Baik itu saat di Pengadilan Negeri Surabayamaupun di Rutan Klas 1A Surabaya di Medaeng, Sidoarjo.

“Mohon maaf kenapa selama ini Mas Dhani pakai surat. Karena tidak pernah bisa bicara langsung atau wawancara dengan rekan-rekan media baik di PN Surabaya ataupun di Rutan Medaeng. Jadi bisanya komunikasi pakai surat, terima kasih,” ujarnya.

Disinggung mengenai isi surat yang mempersoalkan seorang jenderal, Rafika mengaku tidak tahu. Sebab, saat menulis surat, Dhani tak menjelaskan perihal isi surat. “Nanti pada saatnya akan disampaikan sama masgs   Dhani sendiri,” tambahnya.

Muhammad Adlan

spot_img

Headline

spot_img
spot_img