25 C
Makassar
Jumat, Mei 14, 2021
BerandaNasionalAndi Arief: Sandi atau Gatot Bukan Orang Bodoh

Andi Arief: Sandi atau Gatot Bukan Orang Bodoh

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Wakil Sekertaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat, Andi Arief menuding, beberapa senior partainya menjadi makelar kursi Ketua Umum di balik munculnya wacana Kongres Luar Biasa (KLB).

Makelar ini, kata Andi Arief, mencari keuntungan dengan menawarkan kursi Ketua Umum kepada Sandiaga Uno maupun Gatot Nurmantyo. Hanya saja, dia meyakini kalau kedua figur eksternal tersebut tidak akan bisa dibohongi oleh para senior Demokrat.

Andi Arief juga menuding, adanya pihak luar yang ikut campur di balik desakan penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat.

Baca: Muncul Nama Sandiaga dan Gatot Dibalik Isu KLB Demokrat

Pernyataan Andi Arief ini, sebagai jawaban atas kritik terhadap ketua umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) oleh beberapa senior Demokrat diketahui Gerakan Moral Penyelamat Partai Demokrat (GMPPD).

Beberapa senior Demokrat yang terlibat dalam gerakan ini seperti seperti Max Sopacua, Ahmad Mubarok, dan Subur Sembiring. Subur bahkan secara terbuka menyebut SBY telah menyalahi AD/ART partai dan mendesak agar segera diselenggarakan KLB.

Mubarok, Max Sopacua, dan Subur Sembiring yang tak pernah saya lihat berbuat utk Partai Demokrat -dan fihak luar yg coba ikut campur,” kata Andi Arief dilansir Sulselekspres.com dari akun media sosialnya, Minggu, (16/6/2019).

Tidak tepat waktunya mengajak kami dan Pak SBY “berkelahi”. Sekarang kami sedang berduka atas kepergian Ibu Ani. Adakah hati dan kemanusiaan?” tambahnya.

Baca: PD Usul Pembubaran Koalisi, TKN: Aneh-Aneh

Beberapa senior Demokrat ini, disebut menjadi makelar untuk menjual kursi Ketua Umum. Figur yang digadang-gadang jadi calon Ketua Umum seperti Sandiaga Uno dan bekas Panglima Gatot Nurmantyo.

Kami sudah tahu kalau Mubarok, Max Sopacua akan mendatangkan kursi Ketum Demokrat kepada Sandi Uno, Gatot  Nurmantyo dll. Menjadi makelar memang kerap menguntungkan, tapi Sandi Uno atau Gatot Nurmantyo bukan orang yang bodoh yang bisa dibohongi,” katanya.

Diberitakan, Ketua DPP Partai Demokrat Subur Sembiring ‘menyerang’ Sekjen PD Hinca Pandjaitan, yang saat ini diamanatkan melaksanakan tugas harian DPP PD. Menurut Subur, amanat yang diberikan Ketua Umum PD SBY itu menyalahi AD/ART partai.

KLB itu adalah suatu jalan keluar untuk menyatukan soliditas internal PD di tengah gonjang-ganjing yang beredar. Dan kita harus paham PD tidak akan besar tanpa kebersamaan,” pungkas Subur.

(*)
spot_img
- Advertisment -

Headline