24.3 C
Makassar
Monday, June 22, 2026
HomeHukrimBabak Baru Dugaan Korupsi Fee 30 Persen Pemkot Makassar

Babak Baru Dugaan Korupsi Fee 30 Persen Pemkot Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Setelah melakukan pemeriksaan terhadap ratusan saksi pada 2018 lalu, penyidik Tipikor Bareskrim Mabes Polri kembali memeriksa 14 saksi tambahan, yang sehubungan dengan dugaan kasus pemotongan anggaran Pemkot Makassar atau yang dikenal dengan kasus fee 30 persen.

Dengan pemeriksaan ini, aktor baru akan muncul dan ditetapkan jadi tersangka. Demikian kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes (pol) Dicky Sondani.

Pemeriksaan kali ini, menyasar orang yang diduga mengetahui tindak pidana korupsi tersebut, dan juga yang terlibat bahkan menikmati duit yang digunakan untuk sosialisasi di kecamatan.

14 saksi tersebut adalah, bekas Kabid Anggaran BPKAD Kota Makassar, Helmy Budiman, Bekas Kabid Litbang Bappeda Kota Makassar Ibrahim Ukkas, Erwin Syafruddin Haiya Eks Kepala BPKAD Kota Makassar (tersangka), Andi Asma, Kabid Perbendaharaan BPKAD Kota Makassar, dan Wa Ando seorang staf BPKAD kota Makassar.

Kemudian,  Andi Syahrum Eks Camat Biringkanaya, Moh Dwi Aditya bekas Kasubag Keuangan Kecamatan Biringkanaya, Hamri Haiya bekas Camat Rappocini, Evie Edwishinta Kasubag Keuangan Rappocini, Indra Wijayani Staf Kecamatan Rappocini, Syamsul Bahri bekas Camat Bontoala, dan Siti Selvi Kasubag Keuangan Kecamatan Bontoala.

Selanjutnya, penyidik juga memeriksa legislator DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali dan seorang vendor, Alham Arli.

“Ini akan dilakukan pendalaman oleh penyidik Bareskrim,  dan akan dilakukan gelar perkara lagi. Apakah ada dari 14 orang ini yang jadi tersangka? Ya kita tunggu,” kata Dicky.

Sebelumnya, 75 peserta sosialisasi, 92 lurah, 29 narsum, empat vendor, dua kurir, 15 camat, 18 kasubbag, 16 DPRD Makassar, empat orang TAPD, empat orang BPKAD Pemkot Makassar, dan 15 bendahara pengeluaran dan 14 PPHP telah diperiksa polisi terkait kasus ini.

Menurut Dicky, dalam kasus ini pelaku tidaklah sendiri. Ada banyak. Itulah pemeriksaannya butuh waktu lama untuk mengungkap siapa aktor-aktor yang terlibat.

Meski begitu, Dicky tersangka yang selama ini dicari akan muncul. “Akan kelihatan nanti,” ujar dia.

Penulis: Agus Mawan

spot_img

Headline

spot_img
spot_img