32 C
Makassar
Tuesday, July 16, 2024
HomeMetropolisBPBD Sulsel Ingatkan Masyarakat Sekitar Sungai Waspada Banjir

BPBD Sulsel Ingatkan Masyarakat Sekitar Sungai Waspada Banjir

PenulisSelfie
- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Nimal Lahamang, berharap masyarakat mampu mengantisipasi banjir utamanya yang tinggal di sekitar sungai.

“Cuaca ekstrem La Nina ini makanya itu berat lagi kita harus menghadapi. Karena dia tiga kali lipat curah hujan. Bayangkan kalau tiga kali. Yang biasa-biasa saja setengah mati. Kasihan orang di kabupaten makanya itu dekat-dekat aliran sungai harus sangat berhati-hati,” kata Nimal Lahamang kepada Sulselekspres.com, Sabtu (19/12/2020).

Menurut Nimal, masyarakat juga sudah paham jika cuaca seperti hujan lebat, tempat-tempat yang biasanya menjadi luapan air sekitar saluran besar seperti kanal-kanal di Makassar.

Nimal lebih mengkhawatirkan adanya hujan lebat disertai angin kencang. Karena menurutnya banjir masih bisa diantisipasi, tapi angin sulit.

“Kalau banjir masih bisa kita naik di tempat yang tinggi tinggi. Kalau angin di mana kit sembunyi. Berat kalau angin, kalau air kan masih bisa kita di tempat-tempat yang tinggi,” ujarnya.

Nimal tegaskan bahwa seluruh kabupaten/kota sudah dihimbau dari jauh-jauh hari. Sehingga menurutnya setiap daerah sudah mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi.

“Kita juga sudah menyampaikan dan mengundang langsung, mendengarkan langsung BMKG dan semua stakeholder yang menangani kebencanaan,” jelasnya.

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Nimal Lahamang, berharap masyarakat mampu mengantisipasi banjir utamanya yang tinggal di sekitar sungai.

“Cuaca ekstrem La Nina ini makanya itu berat lagi kita harus menghadapi. Karena dia tiga kali lipat curah hujan. Bayangkan kalau tiga kali. Yang biasa-biasa saja setengah mati. Kasihan orang di kabupaten makanya itu dekat-dekat aliran sungai harus sangat berhati-hati,” kata Nimal Lahamang kepada Sulselekspres.com, Sabtu (19/12/2020).

Menurut Nimal, masyarakat juga sudah paham jika cuaca seperti hujan lebat, tempat-tempat yang biasanya menjadi luapan air sekitar saluran besar seperti kanal-kanal di Makassar.

Nimal lebih mengkhawatirkan adanya hujan lebat disertai angin kencang. Karena menurutnya banjir masih bisa diantisipasi, tapi angin sulit.

“Kalau banjir masih bisa kita naik di tempat yang tinggi tinggi. Kalau angin di mana kit sembunyi. Berat kalau angin, kalau air kan masih bisa kita di tempat-tempat yang tinggi,” ujarnya.

Nimal tegaskan bahwa seluruh kabupaten/kota sudah dihimbau dari jauh-jauh hari. Sehingga menurutnya setiap daerah sudah mengantisipasi kemungkinan buruk yang terjadi.

“Kita juga sudah menyampaikan dan mengundang langsung, mendengarkan langsung BMKG dan semua stakeholder yang menangani kebencanaan,” jelasnya.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img