23 C
Makassar
Tuesday, July 16, 2024
HomeMetropolisBPS: Kemiskinan Dan Pengangguran Di Parepare Menurun

BPS: Kemiskinan Dan Pengangguran Di Parepare Menurun

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Angka kemiskinan dan pengangguran di Parepare, mengalami tren positif. Hal tersebut, diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare, Guruhwahyu Martopo, Minggu (04/03/2018).

Dia mengatakan, pihaknya memprediksi angka yang saat ini mencapai enam persen lebih, akan mengalami penurunan hingga lima persen. Alasannya, kata dia, apabila situasi, kondisi maupun program pemerintah terus berjalan.

Baca: Pemkot Parepare Akan Lakukan Pemutakhiran Data Warga Kurang Mampu

“Data terakhir menyangkut angka tersebut, nantinya dapat diketahui secara real pada bulan Agustus mendatang,” katanya.

Guruh mengemukakan, harga kebutuhan pokok dan pangan di pasar masih stabil. Sehingga, katanya, kondisi daya beli masyarakat sama seperti tahun sebelumnya dan tergolong membaik. Hal tersebut, jelasnya, karena pemerintah setempat mampu menekan harga kebutuhan pokok.

“Inflasi yang terjadi secara Nasional, tidak mempengaruhi daya beli masyarakat secara keseluruhan, misalnya di Parepare. Baru-baru ini BPS merilis data inflasi Bulan Februari 2018. Kota Parepare dalam kategori inflasi terendah di Sulsel yakni 0,05 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 128,09,” paparnya.

Dia membeberkan, dari lima Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan (Sulsel), Parepare merupakan tingkat inflasi terendah, sedangkan Kota Palopo tertinggi yang angkanya mencapai 0,58 Persen.

Terpisah, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka mengungkapkan, data yang disajikan berdasarkan fakta yang ada. Oleh karena itu, kata dia, Pemkot sangat bersyukur Parepare sebagai daerah dengan inflasi terendah di Sulsel.

“Hal itu, tidak lepas dari kontribusi para pelaku ekonomi yang ada di Parepare, dan berbagai even-even besar yang telah digelar,” tandasnya.

Penulis: Luki Aminasa

 

- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Angka kemiskinan dan pengangguran di Parepare, mengalami tren positif. Hal tersebut, diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Parepare, Guruhwahyu Martopo, Minggu (04/03/2018).

Dia mengatakan, pihaknya memprediksi angka yang saat ini mencapai enam persen lebih, akan mengalami penurunan hingga lima persen. Alasannya, kata dia, apabila situasi, kondisi maupun program pemerintah terus berjalan.

Baca: Pemkot Parepare Akan Lakukan Pemutakhiran Data Warga Kurang Mampu

“Data terakhir menyangkut angka tersebut, nantinya dapat diketahui secara real pada bulan Agustus mendatang,” katanya.

Guruh mengemukakan, harga kebutuhan pokok dan pangan di pasar masih stabil. Sehingga, katanya, kondisi daya beli masyarakat sama seperti tahun sebelumnya dan tergolong membaik. Hal tersebut, jelasnya, karena pemerintah setempat mampu menekan harga kebutuhan pokok.

“Inflasi yang terjadi secara Nasional, tidak mempengaruhi daya beli masyarakat secara keseluruhan, misalnya di Parepare. Baru-baru ini BPS merilis data inflasi Bulan Februari 2018. Kota Parepare dalam kategori inflasi terendah di Sulsel yakni 0,05 dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 128,09,” paparnya.

Dia membeberkan, dari lima Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan (Sulsel), Parepare merupakan tingkat inflasi terendah, sedangkan Kota Palopo tertinggi yang angkanya mencapai 0,58 Persen.

Terpisah, Kepala Bagian Humas dan Protokoler Setdako Parepare, Amarun Agung Hamka mengungkapkan, data yang disajikan berdasarkan fakta yang ada. Oleh karena itu, kata dia, Pemkot sangat bersyukur Parepare sebagai daerah dengan inflasi terendah di Sulsel.

“Hal itu, tidak lepas dari kontribusi para pelaku ekonomi yang ada di Parepare, dan berbagai even-even besar yang telah digelar,” tandasnya.

Penulis: Luki Aminasa

 

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img