29 C
Makassar
Rabu, Juli 6, 2022
BerandaMetropolisBriptu Asal Barru Meninggal di Papua, Gubernur NA Sampaikan Duka

Briptu Asal Barru Meninggal di Papua, Gubernur NA Sampaikan Duka

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah (NA) menyampaikan rasa duka atas meninggalnya Brigadir Satu (Briptu) Hedar pasca diduga diculik oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Puncak, Papua pada 12 Agustus 2019 kemarin.

“Kami masyarakat Sulawesi Selatan berduka atas musibah yang dialami salah seorang putra kita di Sulsel yang bertugas sebagai polisi di Papua,” ucap NA yang ditemui di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (13/8/2019).

NA pun meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penembakan tersebut.

“Kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan kami sampaikan rasa duka yang sangat dalam dan mari kita mendoakan semoga almarhum mendapatkan tempat di sisi Allah SWT,” tutupnya.

Diketahui jenasah Briptu Hedar akan disemayamkan di kampung halamannya di Kabupaten Barru. Sejak pagi pun, jenasah sudah dievakuasi dari Kabupaten Mimika.

Sebelumnya, Briptu Hedar sempat diculik oleh KKB sewaktu bertugas. Almarhum saat itu tengah mencari informasi rencana pergerakan KKB di Ilaga bersama Bripka Alfonso.

Namun saat ditengah perjalanan, mereka sempat berhenti di Kampung Usir Puncak sekita pukul 11.00 siang. Saat menepi itu, mereka diserang sekitaran 10-an orang dengan senjata lengkap yang kemudian menembak ke arah mereka. Briptu Hedar langsung saja diseret ke semak-semak.

Baru sekitar pukul 15.30 Wita, tim mendapat informasi dari masyarakat, jenazah almarhum Hedar ditemukan di jembatan dekat TKP. Kemudian, sekitar pukul 16.00 wita team melaksanakan evakuasi jenasah dan lalu dibawa di Puskemas Ilaga, Puncak.

spot_img
spot_img

Headline