30 C
Makassar
Jumat, Juli 1, 2022
BerandaNasionalBukan Wapres, Amien Rais Justru Sebut Luhut sebagai Paket Duet Jokowi

Bukan Wapres, Amien Rais Justru Sebut Luhut sebagai Paket Duet Jokowi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Ketua Dewan Syuro Partai Ummat, Amien Rais seolah mengabaikan peran Wakil Presiden Ma’ruf Amin atas segala kebijakan pemerintah.

Amien Rais justru menyebut nama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan sebagai paket duet Presiden Jokowi. Paket Jokowi-Luhut dianggapnya sebagai simbol rezim kekuasaan saat ini.

Hal itu disampaikan Amien Rais saat mengkritik munculnya wacana perpanjangan masa jabatan Presiden. Dia mengatakan kalau Presiden Jokowi dan Luhut haus kuasa.

Amien menegaskan kalau duet Jokowi-Luhut ini harus berakhir pada Oktober 2024. “Setelah itu tidak boleh lagi, gerakan berbagai macam tekad seperti orde baru,” kata Amien melalui video di channel Youtube Amien Rais Official, (2/4/2022)

Ketua Dewan Syuro Partai Ummat ini juga menyebut kalau Jokowi-Luhut dihinggapi penyakit psikis. Penyakit paranoid karena ambisi kekuasaan.

“Rezim Jokowi-Luhut karena ambisi kekuasaan menjadi rezim paranoid. Dimana cirinya rasa tidak pernah aman, kemudian cara menutupi kelemahan dengan menggertak, mengancam dan menggerakkan massa,” katanya.

Amin mengaku kasian melihat keadaan bangsa saat ini. Melihat kesalahan dan kedzaliman yang menyebabkan keterbelahan bangsa.

“Selama Jokowi berkuasa telah terjadi keterbelahan bangsa. Pro Jokowi diangkat, sementara oposisi termasuk para ulama, ustaz, kiyai, habib yang ingin tegakkan keadilan diberangus, dikriminalisasi,” pungkasnya.

Seperti banyak diberitakan, wacana perpanjangan masa jabatan terus bergulir meski Presiden Jokowi telah menegaskan akan patuh terhadap konsitusi. Wacana ini kembali dibicarakan setelah asosiasi pemerintahan desa secara terbuka meminta Jokowi tiga periode.

Adapun Luhut banyak dikritik lantaran banyak dianggap sebagai inisiator dari wacana tersebut.

(*)

BACA JUGA :  Relawan Muda Sulawesi Siapkan Kejutan untuk Jokowi
spot_img
spot_img

Headline