25 C
Makassar
Senin, Juli 4, 2022
BerandaHealthCovid Varian Omicron Masuk Malaysia, Menkes Budi Ingatkan Patuhi Prokes

Covid Varian Omicron Masuk Malaysia, Menkes Budi Ingatkan Patuhi Prokes

PenulisYusdin
- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Penyebaran Covid-19 varian Omicron kian mengkuatirkan. Negara tetangga, Malaysia sudah mendeteksi kasus perdana infeksi varian terbaru ini.

Pemerintah Malaysia menyebutkan kalau varian Omicron ditemukan pada Kamis 2 Desember. Adalah seorang mahasiswa asing yang tiba di Malaysia dari Afsel pada 19 November lalu.

Varian omicron yang dikategorikan dalam daftar Variant of Concern (VOC) ini sejauh ini belum ditemukan ada menyebar di Indonesia.

Meskipun demikian, Menteri Kesehatan Indonesia, Budi Gunadi Sadikin mengingatkan warga untuk selalu waspada dengan terus mematuhi protokol kesehatan.

BACA JUGA :  7 Provinsi Ini Tidak Ada Penambahan Kasus Baru Corona

“Omicron belum sampai di Indonesia, yang penting pakai masker,” katanya di Bali, Jumat (3/12/2021) dikutip dari Suara.

Selain Malaysia, varian Omicron ini juga telah ditemukan di sejumlah negara tetangga lain seperti Singapura. Dua kasus infeksi varian ini sudah ditemukan di Singapura.

Sebelumnya, Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito meminta masyarakat tetap tenang dan berhati-hati terhadap potensi penularan varian B.1.1.529 atau Omicron ini.

BACA JUGA :  Alasan Komisi D Tidak Bahas KUA PPAS

“Masyarakat jangan panik tetapi tetap tenang dan hati-hati,” ujar Wiku dilansir dari siaran pers di laman resmi covid19.go.id, Rabu (1/12/2021).

Pemerintah, kata dia, telah melakukan penyesuaian aturan dalam menyikapi transmisi varian baru ini. Surat Edaran Satgas Nomor 23 tahun 2021 menyebutkan bahwa pemerintah melakukan penundaan sementara kedatangan Warga Negara Asing (WNA) dari beberapa negara.

“Pemerintah akan terus memantau penyesuaian daftar negara yang tercantum jika diperlukan,” ungkap Wiku.

“Sedangkan untuk penerapan penyesuaian aktivitas kegiatan masyarakat menjelang masa Nataru, termasuk penerapan PPKM level 3 akan tetap diberlakukan dari 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022 sesuai dengan Inmendagri Nomor 62 tahun 2021 dan Surat Edaran Nomor 24 tahun 2021,” tambahnya.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan bahwa varian ini berisiko sangat tinggi dan dapat memicu terjadinya kenaikan angka kasus Covid-19.

Omicron menjadi varian yang mendapat perhatian dunia setelah sebelumnya ada varian Alpha, Beta, Gamma, dan Delta.

spot_img
spot_img

Headline