26 C
Makassar
Rabu, Mei 25, 2022
BerandaMetropolisDanny: Saya Ikuti Keputusan Gubernur Saja

Danny: Saya Ikuti Keputusan Gubernur Saja

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Wali Kota Makassar terpilih untuk periode 2021-2026, Mohammad Ramdhan Pomanto, angkat bicara penundaan jadwal pelantikannya, yang sejatinya bakal digelar pada (17/2/2021) mendatang.

Sebelumnya, Nurdin Abdullah menegaskan, tidak akan ada pelantikan yang berlangsung tanggal (17/2/2021) mendatang, sebab pihaknya belum menerima SK dari Kemendagri. Sehingga, NA belum bisa memastikan kapan pelantikan bakal berlangsung.

”Jadi gini, kita masih menunggu SK. Kalau SK sudah di tangan, kita atur pelantikannya. Yang saya tandatangani tadi itu PLH,” ujar Nurdin Abdullah kepada awak media, Senin (15/2/2021) siang.

”Saya kira belum bisa (pelantikan tanggal 17), karena sampai hari ini SK belum ada. Kita harus siapkan dulu kan. Yang pasti kita akan lantik serentak, cuma belum tahu kapan, tergantung SK saja,” lanjutnya.

Menanggapi hal ini, Danny Pomanto mengaku akan mengikuti keputusan Gubernur Sulsel saja. Sebab, ia juga menyadari bahwa masih ada daerah yang proses sengketa hasil Pilkadanya belum selesai.

Dengan begitu, Danny hanya ingin menunggu jadwal saja. Karena memang SK dari Kemendagri belum ada yang dikeluarkan.

”Kalau saya, saya kira kita mengikut saja arahan dan arahan bapak Gubernur. Karena ini kan pelantikan serentak dan itu otorisasinya ada di Kemendagri. Kita tunggu saja.”

”Saya ikut saja, kapan pun hari pelantikannya dan itu sudah jadi keputusan negata, kita ikut. Dan pastinya yang terbaik untuk pemenang Pilkada,” lanjutnya.

Lebih jauh Danny mengatakan, pengunduran jadwal pelantikan ini menjadi hal yang wajar-wajar saja. Sebab, masih ada sejumlah daerah yang sedang menunggu putusan sela dari Mahkamah Konstitusi.

”Belum ada pemberitahuan, karena pasti Provinsi juga menunggu itu. Saya sudah dapat kabar itu, tidak akan mungkin pelantikan tanggal 17 dilangsungkan. Karena kita menunggu putusan sela hari ini di MK,” beber Danny.

Dengan begitu, Pemkot Makassar dipastikan masih akan berada di bawah kendali Rudy Djamaluddin sampai terbitnya SK dari Kemendagri.

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3